IBL mengumumkan kepastian mundurnya Tangerang Hawks pada Jumat, 9 Oktober 2026. Keputusan ini diambil setelah manajemen mengevaluasi keberlanjutan operasional klub, mempertimbangkan kondisi ekonomi, serta menentukan prioritas bisnis olahraga perusahaan ke depan.
Pemilik Tangerang Hawks Basketball, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan keputusan untuk mundur dari IBL bukan hal yang mudah bagi manajemen.
"Situasi ekonomi saat ini memberikan tantangan bagi industri olahraga, termasuk dalam pengelolaan klub. Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan partisipasi Tangerang Hawks Basketball dalam kompetisi basket profesional," kata Zaki, dikutip dari laman resmi IBL.
Tangerang Hawks Apresiasi Dukungan selama Lima Musim di IBL
Setelah mundur dari IBL, manajemen Tangerang Hawks akan memfokuskan sumber daya pada pembinaan talenta muda dan pengelolaan cabang olahraga lain.
"Kami akan fokus dalam pembinaan pemain usia dini dan program akademi Hawks. Untuk saat ini, kami akan memfokuskan sumber daya dan manajemen pada sepak bola. Kami perlu menentukan prioritas agar organisasi dapat tetap dikelola secara berkelanjutan," lanjut pemilik Tangerang Hawks itu.
Tangerang Hawks telah menyampaikan pemberitahuan resmi pengunduran diri sejak 31 Agustus 2026. Namun, IBL mewajibkan klub menyelesaikan seluruh kewajiban yang masih tertunggak kepada pihak ketiga, termasuk pemain dan mitra kerja.
Zaki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Tangerang Hawks selama lima musim di IBL, mulai dari pemain, staf pelatih, sponsor, hingga suporter.
IBL Apresiasi Kontribusi Tangerang Hawks selama Lima Musim
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kontribusi Tangerang Hawks selama menjadi bagian dari ekosistem bola basket nasional.
"IBL menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen Tangerang Hawks selama keberadaannya di IBL yang dipastikan telah memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan bola basket khususnya di Tangerang dan juga secara nasional," pungkas Junas.
(Ahmad Raul)