Menpora Zainudin Amali (Dok .Kemenpora)
Menpora Zainudin Amali (Dok .Kemenpora)

Agenda 2021 Padat, Menpora Minta Stakeholder Olahraga Solid

Olahraga olahraga sea games olimpiade 2020 pon 2020
Rendy Renuki H • 02 Maret 2021 10:09
Jakarta: Padatnya agenda olahraga nasional dan internasional yang akan diikuti atlet Indonesia pada 2021, membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta seluruh stakeholder olahraga membangun soliditas dengan mengesampingkan urusan internal.    
 
Menurutnya, membangun kesadaran, kolektifitas dan soliditas mengesampingkan urusan internal sangat penting agar tidak mengganggu pencapaian prestasi Indonesia ke depan.
 
"Jadi, hampir setiap bulan bahkan ada yang dalam satu bulan itu berhimpitan. Nah ini bagaimana mengaturnya. Makanya kita harus duduk bersama antara Kemenpora, NOC, KONI, cabor dan stakeholder lainnya," pesan Menpora Amali saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2021 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) secara virtual di Jakarta, Senin 1 Maret 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah meminta kepada stakeholder olahraga kedepan semakin solid membangun kesadaran, kolektifitas dan soliditas hilangkan konflik kepengurusan internal agat tidak mengganggu capaian prestasi Indonesia ke depan," tambahnya. 
 
"Karena pesertanya ya itu itu juga, dia ikut PON, dia ikut SEA Games, Olimpiade nah ini sejak sekarang mencari mekanisme bagaimana mengaturnya dan mencari jalan keluar agar tidak semua tenaga terkuras di satu kegiatan," pesan Menpora Amali serius. 
 
"Saya berharap agar kita semua menyadari, bahwa kita masih jauh tertinggal dengan negara lain, tetapi kita yakin kita punya kemampuan. Yang penting kita bersama-sama merencanakan, bersama-sama mengerjakan dan mengevaluasi secara bersama-sama," tambahnya. 
 
Menpora Amali mengingatkan bahwa, Presiden pada Haornas 2020 lalu telah memberi arahan kepada Kemenpora termasuk kepada NOC, KONI dan stakeholder olahraga lain untuk melakukan review total terhadap sistem keolahragaan nasional. 
 
"Atas arahan Presiden kami bergerak cepat, berdiskusi dengan berbagai stakeholer, para pelaku olahraga dan akademisi. Sehingga kita melahirkan grand design olahraga nasional. 76 tahun Indonesia merdeka tetapi kita belum punya design besar tentang keolahragaan nasional," urai Menpora Amali. 
 
Menurutnya, prestasi-prestasi yang didapat saat ini bukanlah sepenuhnya prestasi yang by design tetapi by accident. Karena saat berprestasi saat berikutnya tidak bisa menyiapkan lapisan-lapisan yang bisa memberikan prestasi-prestasi selanjutnya dan ini hampir merata disemua cabor. 
 
"Berbeda dengan negara lain yang sudah mendesaign pembinaan olahraga di negaranya. Dimana atlet yang purna prestasi-senior dibawahnya sudah ada lapisan-lapisan yang langsung mengisi sehingga prestasi itu terus menerus berkesinambungan. Inilah yang akan segera kita lahirkan dalam design besar sistem pembinaan olahraga nasional dan juga masterplan prestasi olahraga tahun 2032," jelasnya.
 
(ACF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif