Priscilla Hertati Lumban Gaol (Ist)
Priscilla Hertati Lumban Gaol (Ist)

Petarung One Championship Indonesia Pesta Kemenangan di Istora

Olahraga olahraga
Rendy Renuki H • 26 Oktober 2019 06:17
Jakarta: Para petarung One Championship asal Indonesia berpesta kemenangan di rumah sendiri saat seri One: Dawn of Valor digelar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat 25 Oktober.
 
Setidaknya ada lima petarung Indonesia berhasil berjaya di rumah sendiri. Di antaranya Stefer Rahardian, Eko Roni Saputra, Eliputra Siregar, Adi Prayanto, dan petarung putri Priscilla Hertati Lumban Gaol.
 
Stefer Rahardian berhasil mengalahkan sesama petarung Indonesia, Adrian Mattheis. Petarung kelahiran Jakarta itu memenangi duel ketat lewat perhitungan poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melawan Adrian dengan mengandalkan kuncian bawah, Stefer langsung merepotkan lawan. Adrian pun tidak diberikan kesempatan bermain terbuka yang menjadi spesialis petarung striking.
 
"Rasanya saya sangat senang bisa juara di Jakarta, tempat kelahiran saya," kata Stefer yang sebelumnya menelan lima kekalahan beruntun.
 
Petarung kedua asal Tanah Air yang mampu meraih kemenangan adalah Eko Roni Saputra. Berbekal disiplin olahraga gulat, Eko Roni sukses mengalahkan wakil Filipina, Kaju Ebin.
 
Bahkan petarung 28 tahun itu mampu meraih kemenangan kilat di awal ronde pertama. Sang lawan langsung tidak mampu melanjutkan pertarungan usai beradu pukulan saat bel ronde pertama berbunyi.
 
Bahu Kaji Ebin mengalami cedera dan terlihat bengkak. Wasit pun langsung menghentikan pertarungan saat Ebin tersungkur sembari dihujani pukulan oleh Eko Roni.
 
"Saat memukul dia terlalu terbuka, jadi pas saya tangkis dia cedera. Saya kurang puas karena main saya cuma sebentar," tutur Eko.
 
Petarung putri andalan Indonesia, Priscilla Hertati pun meraih kemenangan saat melakoni duel di kandang. Ia mengalahkan petarung Myanmar, Bozhena Antoniyar lewat duel tiga ronde.
 
Priscilla sempat mendapatkan kartu kuning di ronde pertama, usai menendang lawan. Wasit memberinya hukuman karena Bozhena belum siap menerima serangan saat hendak bangkit.
 
"Saya ragu melakukan pukulan karena jempol di tangan kanan saya sedikit cedera. Tidak memungkinkan untuk melepaskan pukulan. Setelah kehilangan banyak poin di ronde pertama, saya habis-habisan di ronde ketiga. Puji Tuhan saya menang," kata atlet yang akan turun di SEA Games 2019 Filipina.
 
Sementara pada pertarungan utama, Kiamrian Abbasov asal Kyrgyzstan berhasil merebut gelar ONE Welterweight World Championship dari Zebaztian Kadestam asal Swedia. Kadestam memulai pertarungan dengan kekuatan penuh, melayangkan tendangan-tendangan kuat dan sikutan
 
Namun Abbasov, terus menjaga jarak dan secara konstan berusaha menjatuhkan lawannya. Di atas matras Abbasov begitu gemilang dengan menyerang Kadestam dengan beberapa kuncian.
 
Abbasov mampu menjaga ritme serangannya sepanjang pertarungan, sementara Kadestam tak mampu menjawab jurus-jurus gulat Brazen. Akhirnya para juri memberikan kemenangan mutlak bagi Abbasov.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif