Roger Federer; Foto AFP/AL BELLO
Roger Federer; Foto AFP/AL BELLO

Wabah Virus Korona

Laver Cup Berbarengan Prancis Terbuka yang Ubah Jadwal

Olahraga olahraga tenis Virus Korona wabah listeria virus corona
Antara • 18 Maret 2020 21:51
Prancis Terbuka digelar sepekan setelah final AS Terbuka dan bentrok dengan jadwal turnamen ATP di sejumlah negara.
 
Jakarta:
Penyelenggara Laver Cup, turnamen tenis pria lapangan keras dalam ruangan internasional antara dua tim: Tim Eropa dan Tim Dunia, yang terdiri dari pemain non-Eropa, tetap melangsungkan turnamen sesuai rencana, meskipun Prancis Terbuka mengubah jadwal ke tanggal yang sama.
 
Dikutip dari Reuters, di Jakarta, Rabu 18 Maret 2020, secara mengejutkan penyelenggara Prancis Terbuka, Selasa (17/3) menunda turnamen Grand Slam lapangan tanah liat di Roland Garros itu, dari Mei ke akhir September karena pandemi virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perubahan tersebut membuat Prancis Terbuka digelar sepekan setelah final AS Terbuka dan berakibat bentrok dengan jadwal turnamen ATP di Metz, St. Petersburg, Chengdu, Sofia, dan Zhuhai serta turnamen WTA di Guangzhou, Seoul, Tokyo, dan Wuhan.
 
Berubahnya jadwal Prancis Terbuka juga berbenturan dengan penyelenggaraan Laver Cup, pada 25 hingga 27 September, turnamen eksibisi garapan bersama Roger Federer, yang selalu menghadirkan bintang tenis Swis tersebut bersama salah satu dari Rafael Nadal atau Novak Djokovic.
 
Laver Cup diadakan saban tahun sejak 2017 dengan lokasi penyelenggaraan berputar. Biasanya, turnamen eksebisi ini digelar dua pekan setelah AS Terbuka. Selain biaya partisipasi dijamin yang didasarkan pada peringkat ATP para pemain, setiap anggota tim pemenang mendapat hadiah uang USD250.000. Turnamen tidak dihitung total poin pemain di ATP Tour untuk tahun itu.
 
Penyelenggara Laver Cup mengaku terkejut mengenai perubahan jadwal Roland Garros yang bergeser ke 20 September sampai 4 Oktober, akibat wabah virus korona.
 
“Pengumuman ini mengejutkan kami, juga partner kami, tenis Australia, USTA dan ATP. Hal tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dan kami sedang menilai situasinya,” kata mereka dalam pernyataan.
 
“Saat ini, kami ingin penggemar kami, sponsor, broadcaster, staf, relawan, pemain dan kota Boston mengetahui bahwa kami berniat menyelenggarakan Laver Cup 2020 sesuai dengan rencana.”
 
Turnamen putra ATP Tour, puteri WTA Tour dan ITF belum menanggapi secara terbuka tentang langkah tersebut, namun beberapa pemain telah bersuara di media sosial mengkritik minimnya perundingan.
 
Petenis Kanada Vasek Pospisil, yang juga anggota Dewan Pemain ATP, mengecam keputusan Federasi Tenis Prancis (FFT) dan mengatakan itu sebagai tindakan "egois" dan "angkuh".
 
"Masalah saya dengan keputusan RG terkait proses dimana hal itu diputuskan," postingnya di Twitter. “Tour perlu bekerja sama jika itu fungsinya, dengan baik. Sekarang lebih dari sebelumnya."
 
Video: Bintang NBA Kevin Durant Terinfeksi Covid-19

 
(RIZ)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif