“Selama ini, kami latihan di dalam ruangan karena memang tidak boleh kemana-mana. Otomatis kami sulit mendapatkan endurance. Di GOR paling ruang lingkupnya segitu-gitu aja,” kata Pino seperti dikutip Antara, Minggu (8/11/2020).
“Tanggal 2-5 November, kami pun berlatih di Pantai Carita bersama tim pelatda taekwondo Banten. Jadi, satu minggu ini kami latihan outdoor di gunung dan pantai,” tambahnya.
Sebelumnya, tim pelatnas taekwondo telah melakukan uji tanding bersama tim pemusatan latihan daerah (pelatda) PON Jawa Barat di Bandung pada 26 September lalu. Uji coba tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menyiasati kekosongan turnamen serta TC ke luar negeri pada tahun ini.
Setelah terhenti pada April karena pandemi covid-19, pelatnas taekwondo sudah dimulai kembali di GOR POPKI Cibubur sejak 3 Agustus lalu. Kegiatan pelatnas lainnya pun diperkirakan bakal dilakukan di dalam negeri, setidaknya hingga akhir tahun ini.
Meski begitu, PB TI sudah memprogramkan agar TC di luar negeri bisa dilaksanakan pada Februari 2021 atau sebelum mengarungi turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo.
“Saya perkirakan (kejuaraan kualifikasi) mungkin di awal tahun sekitar April atau Mei. Untuk itu, saya programkan sekitar Februari bisa melaksanakan TC sebelum kualifikasi,” tutup Pino. (ANT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News