Tiket World Final ini diraih berkat perjuangan keras, termasuk juara 1 pada ajang Infinity IAME Series Asia di LYL Karting Circuit Malaysia, 7-8 Februari lalu. Di kelas Mini, Syabil bersaing dengan puluhan pegokart dari berbagai negara.
Siswa kelas 5 SD Green Montessory International School Jakarta Selatan ini, menjadi satu-satunya pegokart Mini Class dari region Asia Pacific yang mendapatkan tiket otomotis ke World Final.
Jelang World Final, Syabil juga cukup percaya diri karena ia sudah pernah balapan di Viterbo, dan sudah paham karakter sirkuit. "Saya tidak sama sekali nol ke Viterbo. Karena sebelumnya saya pernah balapan di sana. Semoga ini menjadi modal penting, agar saya bisa kompetitif dan meraih hasil terbaik, bersaing dengan para juara pegokart dari seluruh dunia," ungkap Syabil Umar.
Bagi Syabil Umar, ini bukan pengalaman pertama tarung di World Final karting. Tahun lalu, putra pembalap senior Sportcars Umar Abdullah ini juga mendapatkan tiket otomatis ke Rok Superfinal ke South Garda, Lonato, Italia sebagai runner up Rok Cup Asia.
Musim ini, Syabil banyak menambah jam terbang dengan mengikuti berbagai event gokart di Malaysia, Singapura, Thailand, Macau, Spanyol, Perancis hingga Italia. Ia bahkan berhasil menjadi juara dan naik podium di IAME Macau, Thailand, Singapura, Malaysia serta dua kali naik podium di Italia.
"Menambah jam terbang sangat penting untuk Syabil, guna merasakan berbagai karakter sirkuit, merasakan persaingan lebih ketat serta bersaing dengan pegokart dari berbagai negara di dunia," terang Umar Abdullah, ayahanda Syabil.
.jpeg)