Jelang Asian Games 2018

Gemilang di Try Out, Bridge Optimistis Raih Dua Emas

Dendi Suharyana 07 Agustus 2018 16:39 WIB
alter bridgeolah raga
Gemilang di <i>Try Out</i>, Bridge Optimistis Raih Dua Emas
Tim Bridge Indonesia yang TO di Amerika Serikat-(Istimewa)
Jakarta: Keberhasilan Tim Nasional Bridge yang meraih prestasi lumayan di try out luar negeri mereka, membuat asa meraih medali emas di Asian Games 2018 membuncah. Hal itu dikatakan Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) jelang tibanya tim di Tanah Air, Rabu 8 Agustus setelah menjalani serangkaian uji coba di Eropa dan Amerika Serikat.

Selama uji coba, hasilnya tidak terlalu mengecewakan yakni dengan raihan 20 medali, 11 di antaranya adalah emas. PB GABSI optimistis cabang bridge bisa memenuhi target emas Asian Games 2018. Hengky Lasut dan kawan kawan yang berjumlah 32 pemain, setelah uji coba ini diberi waktu istirahat selama lima hari. Kemudian tim kembali menjalani Pelatnas hingga jelang pertandingan 18 Agustus 2018.

Timnas meraih sejumlah prestasi dari uji coba atau try out di Eropa dan Amerika Serikat itu. Bahkan pada uji coba terakhir di turnamen Atlanta Summer North America Bridge dari 27 Juli hingga 5 Agustus, Men Team Indonesia secara mengejutkan mampu mengalahkan juara dua dunia 2017 dari Prancis dan juga menyingkirkan Tim 2 Amerika serta Bulgaria yang bermaterikan para juara dunia. Indonesia sukses menyabet tiga medali emas, dua perak, dan dua medali perunggu.

Baca juga: Kalahkan Prancis di Try Out, Tim Bridge Optimsitis Hadapi Asian Games

Tim Merah Putih sebenarnya berpeluang meraih empat medali emas. Satu emas lagi lepas di putaran knock out final karena andalan Timnas Hengky Lasut, tidak bisa tampil menemani rekannya, Eddy Manopo.

"Mereka capai final open KO Team, dan Pak Hengky Lasut kelelahan setelah hampir dua bulan tanpa jeda, sehingga tidak bisa main. Akhirnya tim kita kalah dari USA di final," papar Eka Wahyu Kasih, Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) saat dihubungi melalui komunikasi Whatsapp, Senin malam 6 Agustus.

Eka Wahyu mengatakan, Atlanta merupakan try out terakhir Timnas Bridge Indonesia jelang Asian Games. Pertimbangan dipilihnya Atlanta sebagai tempat uji coba terakhir, karena kejuaraan bertajuk Atlanta Summer North America Bridge Championship (NABC) 2018, merupakan kejuaraan paling bergengsi dunia setelah kejuaraan dunia resmi.

Baca juga: Tiga Faktor Palembang Bakal Sukses Gelar Asian Games 2018

Bahkan, Eka meyakini kualitas kejuaraan Atlanta lebih berat dari kejuaraan dunia resmi. Sebagai ilustrasi, Eka menyebutkan tim Prancis yang menyandang Juara II Dunia Bermuda Bowl 2017, ditempatkan di seeded atau unggulan 13 pada turnamen Atlanta. Sedangkan Men Team Indonesia hanya di seeded ke 39.

Menjadi tim non-unggulan, jusru membuat para pemain tampil lepas dan lebih terpacu. Ditambah keyakinan dan keseriusan, tim putra Indonesia justru mampu membuat kejutan. Mereka sukses menggulung tim Prancis, Amerika dan Bulgaria.

"Pada kejuaraan di Atlanta, kualitas Timnas benar benar teruji. Indonesia mampu mengalahkan tim tim yang bermaterikan para juara dunia," ungkap Eka.

Eka menegaskan bahwa sejatinya misi uji coba itu bukan untuk mengejar medali. Fokus utama try out lebih kepada evaluasi kekurangan dan kelemahan para pemain Timnas yang kemudian harus diperbaiki oleh Martens.

"Filosofi permainan Bridge adalah bukan pemain paling pintar yang akan menang, melainkan pemain dengan paling sedikit kekurangan yang akan menang," tambah Eka.

Rupanya konsep itu cukup ampuh, terbukti dengan raihan prestasi tertinggi dari para pemain Timnas Bridge untuk Asian Games 2018 Jakarta Palembang. Sebelum di Atlanta, Timnas Bridge Indonesia sukses menjadi juara umum di tiga kota Amerika, yaitu Nashville City, Chicago City, dan Sioux City. Total selama uji coba ini, Timnas meraih 11 Medali Emas, 5 Perak, dan 4 Perunggu.

Bagi Eka secara pribadi maupun GABSI umumnya, peraihan prestasi di uji coba ini cukup menjadi modal keyakinan dalam memenuhi target medali di Asian Games mendatang. 

Dari enam peluang emas yang diradar, GABSI optimistis bisa menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia. Bridge Indonesia akan turun di enam nomor, yakni Men Team, Mixed Team, Supermixed Team, Men Pairs, Women Pairs, serta Mixed Pairs.

Video: Tim Perahu Naga Optimis Sumbang Emas

 

(RIZ)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id