Pesta kembang api di upacara pembukaan Paralimpiade Musim Dingin 2022. (MOHD RASFAN / AFP)
Pesta kembang api di upacara pembukaan Paralimpiade Musim Dingin 2022. (MOHD RASFAN / AFP)

Paralimpiade Musim Dingin 2022

Paralimpiade Musim Dingin 2022 Resmi Dibuka dengan Pesan Damai

Kautsar Halim • 05 Maret 2022 09:55
Jakarta: Para atlet tampak berparade di Stadion Nasional Beijing saat Paralimpiade Musim Dingin 2022 resmi dibuka pada Jumat 4 Maret malam waktu setempat. Upacara pembukaannya pun berlangsung lancar meski terdapat badai kontroversi tentang pelarangan atlet Rusia dan Belarus akibat invasi Moskow di Ukraina.
 
Presiden Tiongkok, Xi Jinping, turut tampil untuk meresmikan ajang Paralimpiade 2022. Setelah itu, terdapat pesta kembang api yang menyinari stadion bernama lain "Sarang Burung" tersebut. Ratusan atlet dari puluhan negara saling mengibarkan bendera dalam prosesinya dan sejumlah penonton lokal pun bisa hadir karena sudah lulus tes covid-19.
 
Presiden Komite Paralimpiade Internasional Andrew Parsons menyampaikan pesan kuat dengan menyerukan bahwa Paralimpiade kali ini dijadikan sebagai wahana promosi perdamaian dan olahraga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Abad ke-21 adalah era dialog dan diplomasi, bukan perang dan kebencian," kata dia seperti dikutip AFP, seraya menyebut gencatan senjata Olimpiade untuk perdamaian tidak boleh dilanggar.
 
"Di sini, di Beijing, atlet Paralimpiade dari 46 negara berbeda akan bertanding satu sama lain, bukan berperang satu sama lain," tambahnya.
 
Setelah perjalanan mengerikan ke Beijing yang bahkan lolos dari pemboman akibat invasi Rusia, kontingen Ukraina disambut hangat ketika memasuki stadion. Atlet ski lintas alam Maksym Yarovyi menjadi pembawa bendera Ukraina.
 
Kontingen Ukraina. (MOHD RASFAN / AFP)
Paralimpiade Musim Dingin 2022 Resmi Dibuka dengan Pesan Damai

 
Parsons memberikan tepuk tangan meriah kepada kontingen Ukraina begitu melewati podiumnya. Kemudian, atlet-atlet Ukraina itu meluncurkan spanduk bertuliskan "hentikan perang," dan berulang kali meneriakkan "perdamaian untuk Ukraina". Beberapa di antara mereka meneteskan air mata saat dipeluk oleh atlet-atlet negara lain.
 
Atlet Tiongkok mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari penonton tuan rumah begitu memasuki stadion, termasuk dari Presiden Xi. Mereka tentu bangga karena Beijing merupakan satu-satunya kota di dunia pernah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin dan Musim Panas. 
 
Rangkaian pertandingannya itu sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada Sabtu 5 Maret waktu setempat. Tercatat, ada sekitar 650 atlet yang berpartisipasi dalam enam cabor yang dipertandingkan, yakni hoki es, snowboarding, biathlon, ski lintas alam, ski alpine, dan curling kursi roda. (ANT)
 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif