Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019 Erick Thohir (kiri) menyerahkan bendera KOI kepada Ketua Umum KOI periode 2019-2023 Raja Sapta Oktohari (ketiga kanan). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019 Erick Thohir (kiri) menyerahkan bendera KOI kepada Ketua Umum KOI periode 2019-2023 Raja Sapta Oktohari (ketiga kanan). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

NOC Gelar Sertijab Kepengurusan Periode 2019-2023

Olahraga olahraga
Antara • 04 November 2019 22:34
Jakarta: Komite Olimpiade Indonesia (NOC) melakukan acara serah terima jabatan (sertijab) kepengurusan pada Senin 4 November. Jika sebelumnya NOC dipimpin oleh Erick Thohir, kali ini jabatan tersebut dipegang Raja Sapta Oktohari untuk periode 2019-2023.
 
Dalam acara sertijab di Jakarta itu, Erick selaku Menteri BUMN RI memberikan selamat kepada Okto saat menyampaikan kata sambutan. Namun, dia juga tidak lupa mengingatkan Okto atas berbagai event olahraga internasional yang sudah menanti.
 
"Kepada ketua yang baru saya berpesan untuk bersiap menghadapi event internasional yang sudah ada di depan mata. Kejuaraan Dunia Bola Basket, Piala Dunia U-21 dan tengah diusahakan juga menjadi tuan rumah World Beach Games," kata Erick.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Okto pun memuji hasil kinerja Erick yang sebelumnya berhasil membawa Indonesia lebih dikenal dunia lewat menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Okto merasa bertanggung jawab untuk melanjutkan tren positif tersebut.
 
"Jadi ketua itu mudah, tapi berbeda ceritanya kalau menggantikan Erick Thohir. Menggantikan Erick itu susahsekali karena harus menjaga dengan baik. Ia mewariskan sesuatu yang tidak ringan, tanggung jawab ke Merah Putih," ujar Okto.
 
Dalam kepengurusannya, Okto berkomitmen untuk mengembangkan olahraga nasional ke kancah internasional. Untuk merealisasinya, dia akan berkoordinasi dengan berbagai elemen, seperti Kemenpora, KONI, pengurus cabang-cabang olahraga, hingga Kementerian Pariwisata.
 
"Kami optimistis dengan kerja sama yang baik Indonesiaakan kembali tampil dan jadi pemenang di ajang yang bergengsi," tutur Okto.
 
Tidak lupa, Okto meminta seluruh pihak untuk tidak lagi menyebut Komite Olahraga Indonesia dengan sebutan KOI. Dia ingin ke depannya KOI disebut NOC karena mengikuti regulasi nomenklatur internasional.
 
Dalam kesempatan ini, Okto juga meminta Erick menandatangani sebuah plakat peresmian ruangan baru Kantor NOC yang baru saja direnovasi. Dia mengklaim tidak akan menganggap remeh tugas sebagai Ketua NOC.
 
"Tugas ke depan kami sangat berat, ada tugas besar, yaitu harus semakin berprestasi di kancah internasional, sekaligus mengantarkan atlet-atlet terbaik kita untuk merebut juara dan medali di ajang internasional," tutup Okto. (ANT)

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif