Menko PMK, Muhadjir Effendy saat meninjau Stadion Papua Bangkit yang akan digunakan sebagai acara pembukaan dan penutupan PON XX. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Menko PMK, Muhadjir Effendy saat meninjau Stadion Papua Bangkit yang akan digunakan sebagai acara pembukaan dan penutupan PON XX. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Menko PMK: Papua Sudah Siap Gelar PON XX

Olahraga tuan rumah pon 2020 pon 2020
Roylinus Ratumakin • 24 Januari 2020 20:13
Jayapura: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengaku optimistis Papua bisa sukses sebagai penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2020 mendatang.
 
“Mudah-mudahan stadion dan venue yang sudah dirancang dengan standart internasional ini nanti tidak hanya dimanfaatkan untuk PON, tetapi juga dapat digunakan untuk event pasca PON agar tempat ini menjadi pusat kegiatan Hockey dan Cricket baik skala nasional maupun internasional,” kata Muhadjir dalam kunjungannya ke Jayapura, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Muhadjir saat meninjau Lapangan Hockey dan Lapangan Cricket serta Wisma Atlet di kawasan Doyo Baru, Kabupaten Jayapura mengaku optimistis pengerjaannya akan selesai tepat waktu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Progressnya sudah capai 50 persen. Saya juga berharap, Pemprov Papua dapat memaksimalkan penggunaan wisma atlet untuk menempa para atlet handal agar nantinya bisa menorehkan prestasi Indonesia khususnya pada dua cabang olahraga (cabor) tersebut,” ujarnya.
 
Usai menilik Lapangan Hockey dan Lapangan Cricket serta Wisma Atlet, Muhadjir bersama rombongan melanjutkan perjalanannya melihat kondisi Stadion Papua Bangkit, Istora PON, serta venue aquatik yang berada di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur.
 
“Stadion Papua Bangkit sudah rampung 100 persen, bahkan lebih. Nantinya, stadion ini akan digunakan untuk acara pembukaan dan penutupan PON yang dihelat dari tanggal 20 Oktober hingga 2 November 2020. Ini sudah standart internasional layaknya lapangan di Amsterdam, Belanda. Rumputnya saja dari Italia. Ke depan akan kita register ke FIFA agar disahkan sebagai lapangan internasional,” katanya.
 
Muhadjir pun berharap, kawasan paling timur Indonesia ini menjadi sejajar dengan wilayah Indonesia Barat dan Tengah. Mindset Jawasentrisme pun akan hilang dari aspek sosial, politik dan ekonomi.
 
“Pembangunan manusia dan infrastruktur di Papua harus sama dengan daerah lain. Mindset Jawasentrisme perlu kita hapuskan agar tidak terjadi kesenjangan. Namun yang paling utama adalah multiplier effect harus dirasakan masyarakat Papua dengan adanya PON dan pembangunan infrastruktur ini,” ujarnya.
 
Sebelumnya, Menko PMK serta rombongan mengunjungi tiga venue di Merauke, yakni Lapangan Bola Putri, Motor Cross dan Sirkuit. Rencananya, besok, Sabtu 25 Januari 2020 rombongan akan bertolak ke Timika untuk meninjau progress pembangunan lapangan atletik, futsal, basket, golf, biliar, judo, tenis meja dan sebuah lapangan yang akan digunakan untuk penyisihan cabor sepak bola putra.
 
Video: Chelsea Vs Arsenal Berakhir 2-2
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif