Menpora Zainudin Amali (tengah) didampingi sejumlah pengambil keputusan (stakeholder) cabang-cabang olahraga memberikan keterangan terkait kelanjutan kompetisi olahraga usai rapat tertutup di Jakarta. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Menpora Zainudin Amali (tengah) didampingi sejumlah pengambil keputusan (stakeholder) cabang-cabang olahraga memberikan keterangan terkait kelanjutan kompetisi olahraga usai rapat tertutup di Jakarta. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Menpora Sebut Penundaan Olimpiade Agak Berat Bagi Indonesia

Olahraga kemenpora olimpiade 2020
Kautsar Halim • 27 Maret 2020 06:40
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa pihaknya menerima keputusan Olimpiade 2020 yang terpaksa ditunda setahun akibat pandemi covid-19. Meski demikian, keputusan itu tetap diakuinya berat bagi Indonesia.
 
Hal itu diungkapkan Zainudin melalui rekaman video yang diterima wartawan di Jakarta pada Kamis 27 Maret. Saat itu, ia mengatakan bahwa 2021 akan menjadi tahun tersibuk bagi insan olahraga Tanah Air.
 
"Bagi Indonesia, agak berat, karena 2021 di dalam negeri ada pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021. Lalu kita akan ikuti SEA Games Vietnam. Berbarengan dengan itu, kita juga harus persiapkan diri untuk Olimpiade," ujar Zainudin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, Zainudin tetap optimistis Indonesia bisa mengikuti semua event olahraga pada tahun depan, termasuk Olimpiade. Namun ada satu hal lain yang disoroti, yaitu anggaran bisa membengkak karena banyaknya kegiatan pada 2021.
 
"Memang ini berkonsekuensi dengan pembengkakan anggaran kita. Apa yang seharusnya sudah bisa selesai di tahun ini, tapi karena harus ditunda, maka pelatnas berjalan dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi. Apalagi kita harus melakukan pelatihan jangka panjang untuk kegiatan yang akan dihadapi ke depan itu," katanya.
 
Oleh karenanya, ia meminta seluruh federasi cabang olahraga agar menyesuaikan program pelatnas dengan kondisi pandemi virus korona saat ini agar tak banyak berpengaruh signifikan dengan kesiapan para atlet. Ia juga mengaku akan segera berkomunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan CdM Indonesia di Olimpiade untuk membuat perencanaan menghadapi event-event ke depan.
 
Sebelumnya, Kemenpora telah mempersiapkan anggaran pelatnas Olimpiade 2020 sebesar Rp99 miliar bagi 13 cabang olahraga yang diproyeksikan lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.
 
Adapun cabang olahraga yang telah menanda tangani MoU anggara pelatnas itu adalah PBSI (bulu tangkis), PABSI (angkat besi), PBVSI (bola voli), PB ISSI (balap sepeda), PELTI (tenis), Perbakin (menembak), PB TI (taekwondo), PB Pertina (tinju), FPTI (panjat tebing), PSOI (selancar ombak), dan NPC (paralimpiade). (ANT)
 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif