Petenis Jerman Alexander Zverev akan resmi menduduki peringkat satu dunia pada 2 November mendatang. (Foto: IG resmi Alexander Zverev)
Petenis Jerman Alexander Zverev akan resmi menduduki peringkat satu dunia pada 2 November mendatang. (Foto: IG resmi Alexander Zverev)

Sejarah Baru! Alexander Zverev Segera Jadi Petenis Nomor 1 Dunia

Kautsar Halim • 30 Oktober 2026 11:48
Ringkasnya gini..
  • Alexander Zverev memastikan kenaikan ke peringkat satu dunia setelah mengalahkan Tallon Griekspoor 6-4, 7-5 di babak 16 besar Vienna Open 2026.
  • Zverev menjadi petenis Jerman kedua yang menduduki posisi teratas ranking ATP setelah Boris Becker. Ia juga menjadi petenis tertua kedua yang pertama kali mencapai peringkat satu dunia.
  • Musim 2026 menjadi periode terbaik Zverev setelah menjuarai French Open dan US Open, serta mencapai final Wimbledon dan semifinal Australian Open.
Wina: Alexander Zverev akhirnya berhasil mewujudkan salah satu target terbesar dalam karier tenis profesionalnya. Petenis asal Jerman tersebut dipastikan akan menduduki peringkat satu dunia tunggal putra setelah melangkah ke perempat final Vienna Open 2026.

Kepastian itu diperoleh setelah Zverev mengalahkan petenis Belanda, Tallon Griekspoor, dengan skor 6-4 dan 7-5 pada babak 16 besar di Wiener Stadthalle, Kamis, 29 Oktober 2026.

Kemenangan tersebut memastikan Zverev akan menggusur Jannik Sinner dari posisi teratas PIF ATP Rankings. Namanya dijadwalkan menempati peringkat satu dunia ketika pembaruan ranking resmi dirilis pada Senin, 2 November 2026.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi petenis berusia 29 tahun tersebut. Zverev akan menjadi petenis ke-30 yang pernah menduduki peringkat satu dunia sejak sistem ranking ATP diperkenalkan pada 1973.
 

Petenis Jerman Kedua yang Jadi Nomor Satu Dunia


Keberhasilan Zverev mencetak sejarah karena ia menjadi petenis putra Jerman kedua yang berhasil mencapai puncak ranking dunia.

Sebelumnya, hanya Boris Becker yang pernah merasakan pencapaian tersebut. Legenda tenis Jerman itu pertama kali menduduki peringkat satu dunia pada 28 Januari 1991.

Zverev juga akan mencatatkan pencapaian khusus dari sisi usia. Ketika resmi menjadi nomor satu dunia pada 2 November, ia berusia 29 tahun enam bulan.

Menurut ATP, Zverev akan menjadi petenis tertua kedua yang baru pertama kali mencapai peringkat satu dunia. Rekor tersebut masih dipegang John Newcombe dari Australia, yang berusia 30 tahun ketika mencapai posisi teratas pada 1974.

Sebelum pencapaian ini, peringkat terbaik Zverev adalah posisi kedua dunia yang pertama kali diraihnya pada 2022.
 

Bangkit Setelah Cedera Serius pada 2022


Perjalanan Zverev menuju puncak ranking dunia tidak selalu berjalan mulus. Pada semifinal French Open 2022, ia mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat menghadapi Rafael Nadal.

Cedera tersebut memaksanya mengakhiri pertandingan lebih awal dan absen selama beberapa bulan. Padahal, saat itu Zverev sedang berada dalam periode terbaik kariernya dan menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar Grand Slam.

Setelah menjalani pemulihan panjang, ia perlahan kembali ke persaingan papan atas. Zverev bahkan sempat mencapai final French Open 2024 dan Australian Open 2025, meski belum berhasil membawa pulang trofi.

Kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil pada 2026. Ia berhasil meraih dua gelar Grand Slam pertamanya sepanjang karier profesional.
 

Dua Gelar Grand Slam Warnai Musim Terbaik


Musim 2026 menjadi periode paling istimewa dalam perjalanan karier Zverev. Ia membuka catatan gelar Grand Slam dengan menjuarai French Open pada Juni.

Petenis kelahiran Hamburg tersebut kemudian melanjutkan performa impresif dengan menjuarai US Open pada September. Dua kemenangan itu mengakhiri penantian panjangnya untuk meraih gelar tunggal putra di turnamen Grand Slam.

Selain dua gelar tersebut, Zverev juga mencapai semifinal Australian Open dan menjadi finalis Wimbledon 2026.

Menurut data ATP, hingga akhir Oktober ia telah mencatatkan 64 kemenangan dan 16 kekalahan sepanjang musim ini. Catatan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya ke puncak ranking dunia.

Zverev juga memiliki koleksi prestasi besar lainnya, termasuk dua gelar ATP Finals, tujuh gelar ATP Masters 1000, serta medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang diselenggarakan pada 2021.
 

Manfaatkan Absennya Jannik Sinner


Kenaikan Zverev ke posisi teratas ranking dunia tidak terlepas dari situasi yang dialami para pesaing utamanya.

Jannik Sinner, yang sebelumnya menguasai peringkat satu dunia, memutuskan mengakhiri musim lebih awal pada Oktober untuk memulihkan cedera lutut.

Sementara itu, Carlos Alcaraz juga kehilangan kesempatan mengejar posisi teratas setelah tersingkir pada putaran ketiga Shanghai Masters pada 12 Oktober.

Hasil tersebut memastikan Zverev mengakhiri musim 2026 sebagai petenis nomor satu dunia atau ATP Year-End No. 1. Namun, ia masih harus menunggu hingga 2 November untuk secara resmi menggantikan Sinner dalam ranking mingguan.

Zverev tidak menampik bahwa kondisi para pesaingnya turut membuka jalan menuju pencapaian tersebut. Meski demikian, ia tetap berhasil memaksimalkan kesempatan dengan menjalani musim terbaik sepanjang kariernya.

"Saya harus menunggu, tetapi terkadang kita memang harus menunggu hal terbaik dalam hidup," kata Zverev setelah memastikan kenaikan ke peringkat satu dunia.

Kini, Zverev bersiap memasuki babak baru dalam kariernya. Setelah bertahun-tahun berada di bawah bayang-bayang sejumlah pemain elite, ia akhirnya akan mencatatkan namanya sebagai petenis nomor satu dunia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan