Ilustrasi angkat besi. (Josep LAGO / AFP)
Ilustrasi angkat besi. (Josep LAGO / AFP)

Atlet Angkat Besi Thailand dan Malaysia Dilarang Ikut Olimpiade

Olahraga angkat besi olimpiade 2020
Kautsar Halim • 05 April 2020 12:56
Jakarta: Para atlet angkat besi (lifter) Thailand dan Malaysia dilarang mengikuti Olimpiade Tokyo yang sedang ditunda hingga 2021 mendatang. Itu terjadi karena Federasi Angkat Besi Dunia (IWF), menemukan kasus doping.
 
"IWF melarang atlet kedua negara tersebut berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo, pun terjadi perubahan jadwal atas pesta olahraga akbar empat tahunan itu," tuis pernyataan resmi resmi IWF, Sabtu (4/4/2020) malam WIB.
 
Tidak selesai sampai di situ, IWF juga menjatuhkan denda senilai USD200 ribu (Rp3,2 miliar) kepada federasi angkat besi Thailand (TAWA) yang sebelumnya memang sudah mengundurkan diri dari berbagai ajang internasional karena temuan doping tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, TAWA dan federasi angkat besi Malaysia (MWF) masih diberi kesempatan untuk mengajukan gugatan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam waktu 21 hari ke depan.
 
Delapan lifter Thailand termasuk dua juara bertahan Olimpiade ditemukan positif menggunakan zat terlarang pada Kejuaraan Dunia tahun lalu. Hukuman IWF terhadap Thailand berlaku selama tiga tahun dan akan ditinjau ulang pada 7 Maret mendatang.
 
Sementara itu, hukuman untuk Malaysia berlaku selama satu tahun dan akan ditinjau ulang pada 1 Oktober 2020.
 
Sebelumnya, seluruh pimpinan TAWA mengundurkan diri kurang dari sebulan setelah dugaan penyalahgunaan doping terhadap lifter usia junior yang muncul dalam serial dokumenter di televisi Jerman.

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif