Latihan tim tenis Davis Cup Indonesia di Lapangan Tenis GBK, Senin (9/9) (Istimewa)
Latihan tim tenis Davis Cup Indonesia di Lapangan Tenis GBK, Senin (9/9) (Istimewa)

Tim Davis Cup Indonesia Siap Kejutkan Selandia Baru

Rendy Renuki H • 10 September 2019 07:37
Jakarta: Tim tenis Davis Cup Indonesia siap mengejutkan Selandia Baru pada pertandingan babak pertama Grup II Asia/Oceania, 14-15 September. Kejutan dipersiapkan tim Davis Cup Indonesia dari sektor tunggal saat melakoni laga di Lapangan Tenis GBK, Senayan.
 
Indonesia menurunkan kombinasi pemain senior dan muda. Seperti David Agung Susanto (peringkat 1.278 tunggal, 1.015 ganda) dan Anthony Susanto (1.583 ganda), M. Rifki Fitriadi dan Ari Fahresi, serta Febi Widhiyanto (kapten timnas).
 
Sementara Selandia Baru menurunkan pemain-pemain peringkat tinggi, seperti Ajeet Rai (752 tunggal, ganda 1.462), Rhett Purcell (996 tunggal, 388 ganda), dan Michael Venus ( 9 ganda), Marcus Daniell (44 ganda), Artem Sitak (54 ganda), Alistair Hunt (kapten).

Di atas kertas, memang Indonesia kalah dari sisi peringkat. Namun, kapten tim Febi Widiyanto optimistis bisa mencuri kemenangan dengan berbekal persiapan matang.
 
"Kami sudah melakukan persiapan sejak kemarin. Kami tinggal menjaga kondisi saja serta motivasi karena pertandingan tinggal sepekan lagi. Saya tak khawatir masalah peringkat karena saya pun pernah mengalami hal yang sama," kata Febi disela latihan, Senin 9 September.
 
"Di single saya pikir kami punya peluang, berkaca dari hasil Tennis Open kemarin. Pemain kami, Rifqi bisa mengimbangi pemain India, yang sebelumnya mengalahkan pemain Selandia Baru, yang notabene menjadi lawan kami di Davis Cup," kata Febi.
 
Namun, ia mengakui peluang di nomor ganda terbilang cukup berat. Pasalnya, Indonesia akan menghadapi pasangan Selandia Baru yang notabenenya menghuni peringkat sembilan dunia.
 
Meski begitu ia tetap optimistis Indonesia bisa memberikan perlawanan. Terlebih faktor tuan rumah menurutnya cukup berpengaruh kepada penampilan David Agung Susanto Cs.
 
"Hanya memang untuk nomor ganda, bukan kami pesimistis, tetapi pemain mereka ada yang berperingkat 9 dan 44. Tetapi kami akan berusaha. Semoga saja ketika main mereka sedang tidak fit, sehingga kami bisa ambil," ujarnya.
 
"Keuntungan lainnya, kami sebagai tuan rumah tentu atmosfer yang didapatkan berbeda. Saya sih menerapkan kepada anak-anak agar mereka lebih enjoy dan lepas. Dengan demikian permainan mereka juga lebih bagus," pungkas Febi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan