Mantan petinju kelas berat dunia Mike Tyson. AFP/Patrick T. FALLON
Mantan petinju kelas berat dunia Mike Tyson. AFP/Patrick T. FALLON

Mike Tyson Bebas Dakwaan Insiden Pemukulan di Pesawat, Ini Kata Jaksa

Olahraga Penganiayaan Kekerasan Fisik mike tyson Video Viral
Adri Prima • 11 Mei 2022 15:14
Jakarta: Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson bebas dari dakwaan atas insiden pemukulan kepada seorang penumpang di pesawat. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh jaksa di pengadilan California, Amerika Serikat. 
 
Jaksa San Mateo County Steve Wagstaffe memastikan tidak ada dakwaan kriminal terhadap Tyson. "Kami telah mengevaluasi laporan polisi San Fransisco dan San Matteo serta melihat rekaman video dari sumber lain di pesawat," ujar Wagstaffe dikutip dari AFP, Rabu, 11 Januari 2022.
 
Menurut Jaksa, pemukulan yang dilakukan Tyson dikarenakan tindakan korban yang terus mencoba memprovokasi dirinya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami memutuskan untuk tidak mengajukan dakwaan kriminal terhadap Tyson berdasarkan situasi terkait konfrontasi tersebut. Hal itu mencakup perilaku korban sebelum insiden itu, interaksi antara Tyson dan korban, serta permintaan dari Tyson dan korban," lanjutnya. 
 
Insiden pemukulan yang dilakukan Tyson kepada seorang penumpang di pesawat sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, Tyson yang tidak terima diejek dan diprovokasi akhirnya meluapkan amarahnya dengan memukul seorang penumpang.
 
Sebelum terjadinya pemukulan, korban seperti mengejek dan melecehkan Tyson sambil direkam oleh rekannya. Bahkan pria tersebut juga sempat melemparkan botol air kepada petinju berjuluk 'leher beton' tersebut.  
Mike Tyson (Foto: gettyimages)

Penumpang yang dipukul Tyson ternyata mantan napi


Pria yang dipukul oleh Mike Tyson di atas pesawat telah diidentifikasi. Pria tersebut bernama Melvin George Townsend III asal Florida yang ternyata seseorang dengan catatan kriminal panjang.
 
Melansir Dailymail, Townsend telah menjalani hukuman penjara 15 bulan untuk berbagai kejahatan, termasuk kepemilikan Oxycodone, perampokan, pencurian, penipuan, dan perdagangan barang curian.
 
Townsend, 36, terakhir dibebaskan dari penjara Florida pada Juli 2020 setelah menjalani 15 bulan dari hukuman 25 bulan atas penggunaan ID pribadi palsu. Dia sebelumnya pernah melakukan penyelundupan barang curian pada 2009 dan 2010.
 
(PRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif