Kilas Balik Asian Games 1986: Seoul, Korea Selatan
Foto: Wikipedia
Jakarta: Dibuka oleh Presiden Chun Doo-Hwan, Seoul, Asian Games 1986 resmi digelar. Ini pertama kalinya Korea Selatan menggelar pesta olahraga se-Asia yang berlangsung pada 20 September hingga 5 Oktober 1986.

Seoul sejatinya sempat ditunjuk jadi tuan rumah Asian Games sejak 1970. Tapi lantaran menerima ancaman keamanan dari negara Korea Utara, mereka urung menggelarnya. Hingga akhirnya Korsel baru resmi menggelarnya pada edisi ke-10.

Meski begitu, Korsel memboikot sejumlah negara. Selain Korea Utara, mereka juga tak mengajak Mongolia, Vietnam, Laos, Kamboja, Burma, Suriah, Afghanistan, Yaman Selatan, dan Brunei karena alasan dan kondisi politik, kecuali Tiongkok.


Buntut dari pemboikotan itu justru menghadirkan rasa tak nyaman. Pasalnya terjadi ledakan sebelum Asian Games digelar. Ledakan itu dilakukan oleh seorang mata-mata di Bandara Internasional Gimpo. Akibat insiden itu, lima orang tewas. 

Kendati begiru, pertunjukan tetap berjalan. Sebanyak 4.839 atlet yang berasal dari 27 negara berlaga di 25 cabor pada Asian Games ke-10. Ada Cabang olahraga baru pada Asian Games kali ini. Di antaranya, judo, taekwondo, lomba bersepeda wanita.

Masuknya cabor taekwondo berdampak besar pada prestasi mereka di tabel perebutan medali. Di akhir, Korsel mampu menempati posisi kedua, posisi tertinggi yang pernah mereka raih saat itu.

Korsel hanya kalah satu emas dari Tiongkok yang akhirnya keluar sebagai juara umum. Sementara di posisi ketiga ada Jepang yang dominasinya mulai luntur.

Indonesia sendiri pada Asian Games 1986 berada di posisi sembilan. Wakil Merah putih hanya mampu sekali membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Seoul.

Satu-satunya emas yang diraih kontingen Indonesia datang dari cabang olahraga tenis. Pasangan Yayuk Basuki/Suzanna Anggarkusumah mampu meraih emas di nomor ganda putri. Cabor Bulu Tangkis yang biasanya jadi lumbung emas, harus puas hanya meraih empat perunggu. Secara total, Indonesia mengoleksi 1 emas,  5 perak dan 14 perunggu.

Melihat pencapaian itu, jelas ini sebuah kemunduran bagi Indonesia. Sebab berkaca pada Asian Games 1982 di New Delhi, India, Indonesia mampu menempati posisi keenam dengan raihan 4 emas, 4 perak, dan 7 perunggu.

Perolehan medali Indonesia di Asian Games 1986:
- Tenis: 1 Emas
- Tinju: 1 Perak
- Sepeda: 1 Perak
- Taekwondo: 3 Perak, 1 Perunggu
- Bulu Tangkis: 4 Perunggu
- Boling: 2 Perunggu
- Layar: 1 Perunggu
- Renang: 2 Perunggu
- Tenis: 3 Perunggu
- Angkat Besi: 1 Perunggu

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Buka-bukaan Pesilat Ganda Putra Andalan Indonesia di Asian Games 2018




(ACF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id