Laga Asian Junior Chess Championship mulai berlangsung di Solo, 1-9 Juli 2019. (Foto: medcom.id/Pythag Kurniati)
Laga Asian Junior Chess Championship mulai berlangsung di Solo, 1-9 Juli 2019. (Foto: medcom.id/Pythag Kurniati)

Kota Solo Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Catur Junior Asia Pasifik

Olahraga catur
Pythag Kurniati • 02 Juli 2019 15:25

Sebanyak 11 negara akan mengikuti Asian Junior Chess Championship 2019. Kota Solo Jawa Tengah menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi ini.

Solo: Kota Solo menjamu 72 pecatur junior dari 11 negara dari Asia Pasifik. Mereka berlaga dalam Asian Junior Chess Championship yang digelar di Hotel Lorin Solo, 1-9 Juli 2019.
 
Dipilihnya Kota Solo sebagai tuan rumah, salah satunya karena Solo merupakan tempat bersejarah dalam bidang catur. Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) didirikan di Solo pada 1950.
 
"Kami ingin menunjukkan bahwa catur sudah mengakar di Indonesia," kata Ketua Pengurus Besar Percasi, Utut Adianto dalam pembukaan Asian Junior Chess Championship 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Utut juga mengatakan siap menjamu para atlet dengan baik. "Ini akan menjadi ajang bergengsi di mana para peserta memperebutkan gelar terbaik Asia," katanya.

Baca: Hasil Lengkap Hari Pertama Wimbledon 2019

Adapun 11 negara peserta ialah Indonesia, Malaysia, Vietnam, India, Cina Taipei, Hongkong, Iran, Filipina, Bangladesh, Kazakhstan dan Selandia Baru. Jumlah ini bertambah satu negara dibandingkan saat penyelenggaraan sebelumnya.
 
Ketua Panita Asian Juniors Chess Championship 2019, Dwi Hatmisari Ambarukmi mengatakan kejuaraan akan semakin menarik dengan hadirnya Grand Master asal India, Venkataraman Karthik. "Tentu persaingan akan semakin ketat," ujarnya.
 
Indonesia pernah dua kali menjuarai ajang ini, yakni pada 1991 oleh Andi Suhendra Supardi yang saat itu bergelar International Master. Kemudian pada 2018 lalu, Indonesia menjadi juara melalui Novendra Priasmoro.
 
Namun kali ini, Novendra absen dalam kejuaraan ini. "Harapannya juara bisa diteruskan ke generasi selanjutnya," pungkasnya.
 
Video: Vidal: Cile Ingin Cetak Sejarah
 

(ASM)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif