Chef de Mission Indonesia untuk ASG 2019, Yayan Rubaeni, mengaku puas dengan penampilan atlet-atlet Indonesia. Sebab, mereka meraih emas melebihi target. "Saya bangga dan saya yakin Indonesia bangga. Di usia tergolong muda mereka, sudah menunjukan dedikasi dan perjuangan maksimal untuk dapat mengibarkan merah putih,” kata Yayan, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 23 Juli 2019.
Total medali yang berhasil dibawa pulang Indonesia berjumlah 102 medali. Thailand menguntit di bawah Indonesia dengan mengoleksi 33 Medali emas, 31 medali perak, dan 35 medali perunggu. Keseluruhan medali yang diraih atlet Negeri Gajah itu berjumlah 99.
Kamboja menduduki peringkat paling buncit dengan tanpa mengoleksi sebiji medali pun. Brunei Darussalam satu tingkat lebih baik dari Kamboja dengan mengoleksi hanya sebiji medali perak.
Yayan berujar ASG merupakan kesempatan yang tepat bagi atlet-atlet di Asia Tenggara mengasah kemampuan mereka. "Kompetisi seperti ASG ini sangat bagus untuk diikuti oleh para atlet muda Indonesia. banyak hal yang bisa diambil misalnya menambah jam terbang dan bisa menjadi penyemangat bagi pelajar di daerah untuk bisa menjadi timnas pelajar,” ujar Yayan.
Berikut perincian akhir perolehan medali negara-negara peserta ASG 2019:
1. Indonesia: 43 medali emas, 34 medali perak, dan 25 medali perunggu.
2. Thailand: 33 medali emas, 31 medali perak, dan 35 medali perunggu.
3. Malaysia: 18 medali emas, 25 medali perak, dan 34 medali perunggu.
4. Singapura: 10 medali emas, 11 medali perak, dan 17 medali perunggu.
5. Vietnam: 8 medali emas, 8 medali perak, dan 4 medali perunggu.
6. Filipina: 4 medali emas, 7 medali perak, dan 22 medali perunggu.
7. Myanmar: 1 medali emas, 0 medali perak, dan 1 medali perunggu.
8. Laos: 0 medali emas, 1 medali perak, dan 7 medali perunggu.
9. Brunei Darussalam: 0 medali emas, 1 medali perak, dan 0 medali perunggu.
10. Kamboja: 0 medali emas, 0 medali perak, dan 0 medali perunggu.
Video: Inilah Daftar Pemenang Indonesia Open 2019
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News