Perenang Jawa Timur Glenn Victor. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Perenang Jawa Timur Glenn Victor. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Progres Tim Renang Indonesia Jelang SEA Games 2019

Olahraga renang SEA Games 2019 Filipina
Medcom • 18 September 2019 19:09
Jakarta: Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) masih terus mempersiapkan diri menyambut SEA Games 2019. Salah satunya dengan menggelar Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sejak Juni lalu.
 
Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin Rahardjo menjelaskan para perenangnya masih menjalani latihan di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh Badung, Bali. Setelah itu, mereka akan melakukan tes akhir lewat ajang Jakarta Open 2019 di Gelora Bung Karno Akuatik Stadium, 26-28 September mendatang.
 
"Saya cukup senang kondisi atlet sangat baik serta banyak kemajuan yang telah diperoleh. Di atas kertas, mereka sangat baik. Tapi, kami tetap beri mereka ujian di Jakarta Open," ujar Harlin seperti dilansir MediaIndonesia.com, Rabu (18/9/2019).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harlin pun mengimbau para atlet untuk tetap fokus dan serius berlatih diPelatnas. Sebab, syarat PRSI untuk memberangkatkan perenang ke SEA Games cukup ketat.
 
"Ada dua syarat yang akan lolos membela Indonesia di ajang SEAGames nanti, yakni harus peringkat satu dan dua nasional, serta loloslimit yang telah ditetapkan PB PRSI di tiap nomor," terang Harlin.
 
"Pembuktian terakhirnya, lewat ajang Jakarta Open 26 sampai 28 September mendatang," tambah dia.
 
Dijelaskan Harlin lebih lanjut, PRSI hanya menurunkan atlet berkualitas dan berpotensi meraih emas atau perak di SEA Games 2019. Jadi besar kemungkinan, atlet yang diberangkatkan pun bakal lebih sedikit.
 
"Karena terbatas anggaran, skuat SEA Games kali ini kemungkinan lebih ramping," kata Harlin.
 
Sementara itu, David Armandoni selaku pelatih renang Indonesia mengatakan bahwa dirinya sudah memberikan yang terbaik untuk para muridnya. Ajang Jakarta Open 2019 dia setujui untuk menjadi seleksi akhir ke SEA Games 2019.
 
"Jakarta Open sangat penting bagi atlet untuk membuktikan latihan yangsudah dijalani selama ini. Jadi mereka harus tampil maksimal jika inginlolos ke SEA Games, karena Jakarta Open adalah seleksi terakhir menujuSEA Games," tutur pria asal Prancis tersebut.
 
Selain berlatih di dalam negeri, para atlet Pelatnas juga bakal mengasah kemampuan di Kunming, Tiongkok sekitar Oktober mendatang. Itu dilakukan karena tempatnya ada di dataran tinggi yang kadar oksigennya lebih tipis. Latihan di sana sangat berpengaruh bagi para perenang jarak menengah dan jarak jauh untuk meningkatkan VO2 Max. (Sheren Oktaviani)
 

 

(KAH)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif