Menpora, Erick Thohir, merangkul atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, usai berlaga di final teqball tunggal putri Asian Games 2026 (dok. Kemenpora)
Menpora, Erick Thohir, merangkul atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, usai berlaga di final teqball tunggal putri Asian Games 2026 (dok. Kemenpora)

Asian Games

Asian Games 2026: Sumaya Janji Lebih Baik Usai Sumbangkan Perak Teqball Putri

Gregorius Gelino • 20 September 2026 19:58
Ringkasnya gini..
  • Sumaya gagal mengatasi tekanan lawan meski telah unggul 1-0 sehingga kalah di final teqball Asian Games 2026.
  • Sumaya berjanji berlatih lebih keras agar bisa tampil lebih baik dan menyumbangkan lebih banyak medali untuk Indonesia.
  • Erick mengapresiasi performa Sumaya dan Yoga di sektor tunggal putra yang membawa Indonesia meraih medali pertama di cabor teqball Asian Games.
Nagoya: Atlet teqball tunggal putri Indonesia, Sumaya, menyumbangkan perak pertama Indonesia setelah mengakui keunggulan wakil Myanmar, Wai Khin Hnin. Dalam pertandingan puncak yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Minggu (20/9), Sumaya kalah dengan skor 1-2 (12-10, 8-12, 9-12) dari wakil Myanmar, Khin Hnin Wai.

Gagal Atasi Tekanan

Sumaya sebenarnya mengawali laga dengan sangat baik, setelah berhasil mengamankan set pertama dengan keunggulan 1-0. Namun, tekanan yang dilancarkan wakil Myanmar pada set kedua dan ketiga membuat Sumaya beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang berujung pada kekalahan.

“Alhamdulillah tetap disyukuri. Maaf buat semua pendukung Indonesia, saya belum bisa memberikan medali emas. Tadi saya banyak buang bola dan banyak salah sendiri. Mungkin ke depannya saya bakal latihan lebih keras lagi,” kata Sumaya saat ditemui usai pertandingan.

Meskipun gagal meraih podium tertinggi, capaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi olahraga teqball Tanah Air. Medali perak yang diraih Sumaya menjadi medali pertama bagi tim Indonesia di panggung multi-cabang olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Siap Kerja Lebih Keras

Gadis yang melakoni debutnya di Asian Games ini mengaku tetap bangga atas perjuangan serta usaha maksimal yang telah ditunjukkannya selama masa persiapan hingga babak final.

“Walaupun kalah, saya tetap bangga sama diri saya sendiri dan usaha saya selama ini. Ini debut pertama saya di Asian Games dan perjuangannya sungguh luar biasa,” imbuhnya. 

Menatap agenda ke depan, Sumaya bersama tim pelatih akan langsung melakukan evaluasi menyeluruh guna membenahi kekurangan serta memantapkan persiapan menuju kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya.

“Target berikutnya mungkin event internasional selanjutnya, terima kasih masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya,” ujarnya.

Apresiasi dari Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi perjuangan sengit atlet teqball putri, Sumaya yang berhasil mendapatkan medali perak pada Asian Games 2026. Menpora Erick juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet dan tim Teqball Indonesia yang dalam debutnya di Asian Games sukses membawa medali perak dan perunggu. 

“Saya hadir untuk memberikan semangat dan menyaksikan langsung bagaimana Sumaya berjuang sampai akhir di partai final tunggal putri teqball. Selamat kepada Sumaya atas medali peraknya untuk Indonesia,” ujar Menpora Erick.

“Juga kepada Yoga Ardika (tunggal putra teqball) yang telah mempersembahkan medali perunggu. Ini menjadi capaian yang istimewa karena teqball baru debut di Asian Games tahun ini. Inilah semangat yang harus kita bawa. Ketika ada cabang olahraga baru, kita harus berani hadir, berani bersaing, dan berani berprestasi,” jelas Menpora Erick. 


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan