Tambahan medali tersebut datang dari tim menembak, Herlin Aprilin Lali dari canoe sprint, Sayu Bella Sukma Dewi dari balap sepeda gunung, serta tim sepak takraw putra.
Herlin Aprilin Sumbang Perunggu dari Kano
Herlin Aprilin Lali membuka tambahan medali Indonesia dari cabang canoe sprint nomor women's C1 200 meter. Tampil di Miyoshi Lake Canoe Course, Jepang, Herlin mencatat waktu 47,309 detik untuk finis di posisi ketiga.
Medali emas diraih wakil Uzbekistan Shohsanam Sherzodova dengan catatan waktu 46,597 detik. Sementara itu, atlet China Shuai Changwen mengamankan perak setelah finis dalam 46,613 detik.
Sayu Bella Raih Perunggu MTB
Medali berikutnya datang dari cabang balap sepeda gunung. Sayu Bella Sukma Dewi meraih perunggu pada nomor women's cross-country.
Sayu finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 jam 28 menit di Obata Ryokuchi Park, Jepang.
Dua posisi teratas menjadi milik pebalap China. Wu Zhi Fan meraih emas setelah mencatat waktu 1 jam 26 menit 14 detik, sedangkan Liang Zheng Lan mengamankan perak dengan waktu 1 jam 27 menit 05 detik.
Perunggu tersebut menjadi medali pertama Indonesia dari cabang cycling mountain bike pada Asian Games 2026.
Sepak Takraw Putra Terhenti di Semifinal
Dari nomor beregu, tim sepak takraw putra Indonesia juga memastikan medali perunggu.
Setelah menaklukkan Korea Selatan 3-0 di perempat final, Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 1-2 pada semifinal di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium.
Malaysia melaju ke final untuk menghadapi Thailand pada Jumat (25/9). Dengan demikian, penentuan peraih medali emas dan perak nomor beregu putra baru berlangsung pada Jumat.
Tim Menembak Sumbang Perak Kedua Indonesia
Tambahan medali perak datang dari tim menembak Indonesia pada nomor 10 meter air pistol beregu putra.
Trio Muhammad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana mengantarkan Indonesia finis di posisi kedua dengan skor 1743-57x.
Indonesia sebenarnya mencatat skor total yang sama dengan China, yakni 1743. Namun, China memiliki jumlah inner ten lebih banyak, yakni 70x berbanding 57x milik Indonesia. China pun berhak atas medali emas, sedangkan Indonesia meraih perak.
Medali perunggu menjadi milik Jepang yang mengumpulkan 1730-54x.
Prestasi tim menembak menjadi medali perak kedua Indonesia di Asian Games 2026 setelah sebelumnya dipersembahkan Sumaya dari nomor tunggal putri teqball.
Indonesia Kini Koleksi 17 Medali
Empat tambahan tersebut membuat Indonesia kini mengoleksi 17 medali, terdiri dari dua perak dan 15 perunggu. Indonesia naik ke posisi 21 klasemen sementara perolehan medali, tetapi masih belum meraih emas di Asian Games 2026.
Namun, kontingen Merah Putih masih berpeluang menambah medali pada sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan sepanjang Kamis (24/9), termasuk lewat final bulu tangkis beregu putra dan angkat besi putra yang menampilkan Eko Yuli Irawan.