Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J Kono. (ANTARA/HO/NOC Indonesia)
Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J Kono. (ANTARA/HO/NOC Indonesia)

KOI Pangkas Jumlah Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021

Antara • 23 Maret 2022 07:43
Jakarta: Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memutuskan untuk mengurangi jumlah kontingen Indonesia yang bakal diberangkatkan ke SEA Games 2021 Vietnam pada 12-23 Mei mendatang. Itu dilakukan demi menyiasati keterbatasan anggaran dari pemerintah.
 
Sekretaris Jenderal KOI, Ferry Kono, menuturkan bahwa rapat Komite Eksekutif telah membahas beberapa poin penting, yang di antaranya hasil review cabor dan opsi yang digunakan sebagai solusi keterbatasan anggaran.
 
"Kami perlu mengurangi jumlah kontingen, mengingat konsep yang diterapkan di SEA Games ini konsep tempur, bukan latihan. Kami menggunakan skema ramping dan efisien," ujar Ferry dalam keterangan tertulis, Selasa (22/7/2022).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan keterbatasan anggaran tersebut, KOI juga harus membatasi kuota pelatih dan tenaga pendukung yang dikirimkan ke SEA Games. Ia menjelaskan, tenaga pendukung seperti dokter dan masseur dari cabor tertentu juga akan diupayakan agar bisa saling membantu satu sama lain.
 
Ferry melanjutkan, pihaknya juga sudah mengirim rekomendasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tapi dirinya tidak menyebut secara spesifik jumlah cabor dan atlet Indonesia di SEA Games 2021.
 
Kendati demikian pada beberapa waktu lalu, dia sempat mengatakan bahwa KOI hanya mengirimkan maksimal 500 atlet ke multievent yang telah tertunda setahun karena pandemi covid-19 itu.
 
Jika benar, jumlah tersebut artinya hampir separuh lebih sedikit ketimbang kontingen Indonesia yang berangkat ke SEA Games 2019 Filipina, yakni 841 atlet.
 
"Rekomendasi yang kami kirimkan sudah memenuhi parameter yang ditentukan, yakni cabang DBON dan non-DBON, yang memiliki peluang perolehan medali, baik emas, perak, dan perunggu serta potensi atlet junior," tutur Ferry.
 
KOI selanjutnya akan menggelar rapat untuk membahas rekomendasi tersebut sebagai acuan pengisian entry-by-name kontingen menuju SEA Games yang akan ditutup pada 31 Maret.
 
"Keputusannya tentu tidak bisa memuaskan semua pihak, tetapi kami membuka opsi terhadap cabor yang mampu dibiayai mandiri oleh federasi nasional, dan tentunya dengan parameter khusus. Jadi walau biaya mandiri, mereka tetap perlu memastikan atletnya mampu bersaing dan jadi tolak ukur pembinaan," tutup Ferry. (ANT)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif