Petenis berusia 26 tahun itu meraih gelar juara paling bergengsi sepanjang kariernya. Berlaga di O2 Arena, London, Dimitrov mengalahkan Goffin tiga game 7-5, 4-6 dan 6-3.
Sebagai imbalan, atlet asal Bulgaria non-unggulan tersebut mendapat hadiah senilai 1,9 juta pounds (Rp 34 miliar). Ia tak terkalahkan di lima pertandingan, termasuk di babak grup, semifinal dan final.
"Ini menjadi dua pekan terbaik dalam hidup saya. Saya sangat bangga, jelas ini menjadi momen terindah saya," ujar Dimitrov usai laga dikutip dari BBC.
Dimitrov memang pantas merasa bangga. Pasalnya, ia menjadi petenis pertama sejak 19 tahun lalu yang sanggup menjadi juara di turnamen debutnya.
Keberhasilan Dimitrov membuatnya mengikuti jejak Alex Corretja, petenis Spanyol yang juga menjadi juara ATP Finals di debutnya tahun 1998 silam. Tak cuma itu, Dimitrov dipastikan naik kasta menjadi petenis ranking tiga dunia setidaknya hingga akhir tahun ini.
Sementara bagi Goffin yang menyita perhatian publik dengan menyingkirkan Rafael Nadal dan Roger Federer di ATP Finals ini tak ingin lama-lama bersedih hati. Pekan depan, ia langsung membela Belgia di Davis Cup menghadapi Prancis.
"Pekan ini begitu spesial buat saya, satu pekan yang penuh emosi dan peluh keringat. Saat ini saya memang lelah sekali, namun saya sangat bangga," tutur Goffin yang mengalahkan Nadal 7-6 (5) 6-7 (4) 6-4.
Video: Petenis dari 16 Negara Ramaikan Tez Tennis Open 2017
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News