Jonathan Haggerty (kanan) (Ist)
Jonathan Haggerty (kanan) (Ist)

Jonathan Haggerty Jadi Role Model Anak-anak London

Olahraga olahraga
Rendy Renuki H • 26 April 2019 07:06
Jakarta: Juara dunia Muay Thai Jonathan 'The General' Haggerty bersiap menjalani pertarungan terbesar dalam kariernya yang masih muda saat menantang petarung legendaris asal Thailand Sam-A Gaiyanghadao dalam pertarungan ONE Flyweight Muay Thai World Championship di
laga utama ONE: For Honor, Jumat 3 Mei di Istora Senayan, Jakarta.
 
Di usia yang baru menginjak 22 tahun, Haggerty telah mendapatkan kesempatan menantang salah satu petarung Muay Thai terbaik dunia, dan membawa gelar Juara Dunia kembali ke London. Namun saat Haggerty mencoba mengejar kemenangan di Jakarta, di kampung halamannya, ia lebih dari seorang kompetitor dan penantang.
 
"Kami memiliki beberapa anak-anak yang datang ke gym, dan jika gym itu tidak berada di sana, maka mereka akan melakukan hal yang lain," ujar Haggerty yang membicarakan gym di kotanya, The Knowlesy Academy di London.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tempat ini bukan sekadar tempat untuk mengasah kemampuan Anda dan berlatih untuk menjadi petarung, Haggerty juga memastikan bahwa gym miliknya adalah lokasi yang aman dan tepat untuk menjauhkan anak-anak dari masalah.
 
"Kami memiliki sekelompok anak-anak yang datang, mereka tidak berlatih, hanya datang dan duduk dan melakukan apa yang mereka ingin lakukan," ujar Haggerty.
 
Selain berlatih di sana, Haggerty juga berperan sebagai pelatih bagi para remaja yang mengikuti kelas Muay Thai di hari kerja.
 
"Saya memiliki kelas remaja yang saya ajari pada Senin, Rabu dan Jumat, sekitar 20 orang datang dan kami memiliki beberapa juara, juara dunia, dan juara Inggris," terang Haggerty.
 
Selain menjaga anak-anak tetap beraktivitas, berlatih dan berkompetisi, hal ini membuka kesempatan bagi mereka untuk mendedikasikan dirinya pada olahraga ini.
 
"Menjaga mereka di gym adalah hal yang utama, memberikan mereka pertarungan membuat mereka ingin datang ke gym dan mendedikasikan diri mereka," tambahnya.
 
Salah satu contoh, Haggerty menceritakan, bahwa ada seorang anak muda yang mengubah hidupnya setelah menemukan 'The Art of Eight Limbs'.
 
"Ada satu anak ini yang sering mendapat masalah, seorang anak yang sangat nakal yang kerap diusir dari semua toko di jalanan, kemudian dia datang ke gym dan mulai berlatih, dan semakin mengenal kita, dan kita membuatnya tanpa larangan, tapi kami memastikan dia baik-baik saja sekarang, kita akan menjaga dia, itu hal yang baik untuk anak-anak," terang Haggerty.
 
Sebagaimana julukannya, Haggerty telah menjadi seorang 'Jenderal' bagi murid-muridnya, yang
melihatnya sebagai panutan.
 
"Hal ini membuat saya merasa senang bahwa saya mengarahkan mereka di jalan yang benar," ucapnya.
 
Di laga ONE: For Honor, Haggerty mendapat kesempatan untuk membawa kehormatan dan prestise kembali ke rumahnya di The Knowlesy Academy dengan kemenangan besar saat melawan sang legenda Sam-A. Sebuah tugas yang berat namun Haggerty telah melakukan apapun untuk menyelesaikannya.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif