Mengusung tema besar "From Zero to Hero", ajang yang kini resmi naik tingkat menjadi bagian dari panggung global Garmin Run Marathon Series ini membuktikan bahwa setiap individu dapat meraih pencapaian luar biasa melalui dedikasi dan panduan teknologi running science yang tepat di sepanjang rute 5K, 10K, maupun Half-Marathon.
Kemajuan teknologi pelacakan kebugaran diyakini menjadi katalisator utama meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari. "Garmin Run kami hadirkan sebagai ruang bertumbuh bagi komunitas lari di Indonesia. Filosofi 'running science' yang kami kembangkan sebenarnya berangkat dari niat sederhana, kami ingin setiap pelari dari beragam latar belakang dan levelnya bisa berolahraga dengan rasa aman. Teknologi Garmin smartwatch sepenuhnya dirancang untuk memberdayakan pelari. Kami ingin mendampingi mereka menjadi lebih peka dalam membaca kesiapan tubuh, sehingga setiap langkah yang diambil selalu aman dan terukur,” ujar Rian Krisna, Marketing Communications Manager Garmin Indonesia.
Satu Langkah untuk Bertumbuh, dari Lintasan hingga Kehidupan Sehari-hari
Semangat “From Zero to Hero” pada Garmin Run 2026 juga diperluas melalui kolaborasi dengan Bank Saqu sebagai Official Banking Partner. Kerja sama ini membawa perspektif bahwa membangun kebiasaan positif membutuhkan konsistensi, baik dalam menjaga kesiapan fisik maupun dalam membangun fondasi finansial.Sepanjang periode pendaftaran, Bank Saqu turut memberikan program cashback bagi nasabah baru, yang dapat digunakan untuk pembelian tiket Garmin Run 2026 dengan pembayaran QRIS Bank Saqu. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Saqu dalam menghadirkan nilai tambah bagi komunitas pelari.
“Kami melihat olahraga bukan hanya tentang race, tetapi tentang kebiasaan yang dibangun secara konsisten. Karena itu, bersama Garmin Indonesia, Bank Saqu ingin mendukung perjalanan tersebut dengan memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki produk Garmin, yang dapat menunjang gaya hidup aktif, melalui Saku Kredit dengan penawaran spesial di seluruh Garmin Store. Harapannya, manfaat kolaborasi ini dapat terus dirasakan dalam keseharian, bahkan setelah Garmin Run 2026 selesai,” ujar Leka Madiadipoera, Plt. Presiden Direktur Bank Saqu. ujar Leka Madiadipoera, Plt. Presiden Direktur Bank Saqu.
Baca Juga :
Garmin Run Indonesia Berevolusi Jadi Marathon Series, Semangat From Zero to Hero Makin Menyala
Bersama Menjaga Langkah yang Berkelanjutan
Semangat sustainability menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Garmin Run 2026. Untuk memperkuat upaya tersebut, Garmin menggandeng Matters Project sebagai Official Sustainability Partner dalam menghadirkan berbagai edukasi dan aktivitas yang mendorong peserta untuk lebih peduli terhadap lingkungan di area race village.
Upaya sustainability telah dimulai sejak rangkaian pre-event hingga race day, termasuk penggunaan trofi berbahan material upcycled bagi pemenang podium, sebelum kemudian dilanjutkan melalui pengelolaan sampah di area penyelenggaraan. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Garmin untuk menjadikan event bukan hanya sebagai perayaan olahraga, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Perubahan terhadap lingkungan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Justru melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten, dampaknya dapat menjadi lebih berarti. Kami berharap pengalaman di Garmin Run dapat membawa kesadaran tersebut dan diterapkan dalam keseharian,” ujar Rony Rahardian, Co-Founder Matters Project.
Berdasarkan data yang telah dihimpun selama digelarnya rangkaian pre-event, terkumpul total timbunan sampah yang mencapai 268,49 kg. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133,97 kg telah dipilah sebagai sampah anorganik yang dapat didaur ulang, dengan rincian:
● 116,35 kg sampah plastik
● 15,42 kg sampah kertas dan kardus
● 2,20 kg kaca dan kaleng
● 132,52 kg sisanya merupakan sampah berjenis residu yang tidak dapat didaur ulang
Satu Lintasan, Ruang bagi Semua
Garmin Run 2026 juga kembali membawa semangat inklusivitas dengan membuka ruang bagi peserta dari berbagai latar belakang dan kemampuan. Pelari dengan keterbatasan fisik serta keluarga yang mengikuti kegiatan dengan stroller menjadi bagian dari penyelenggaraan tahun ini, memperkuat pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memulai perjalanan mereka sendiri.
Semangat tersebut turut direpresentasikan oleh Anggi Wahyuda, #TeamGarmin sekaligus icon inclusivity 2026 Garmin Run Marathon Series - Indonesia. Bagi Anggi, yang sebelumnya sukses menaklukkan berbagai gunung tinggi di dunia, Garmin Run menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa pengalaman berlari tidak memiliki satu bentuk atau satu titik awal yang sama.

Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Anggi karena ia berhasil menyelesaikan Half-Marathon pertamanya (virgin HM), sebuah pencapaian yang diraih berkat tekad kuat dan pendampingan intensif dari Garmin Run Club Coach Roy Putranto yang memanfaatkan presisi ekosistem running science Garmin.
“Setiap pelari punya titik awalnya sendiri. Ada yang mulai dari 5K, kemudian berkembang ke 10K, sampai akhirnya berani mencoba Half Marathon seperti saya hari ini. Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan terus berkembang. Dengan dukungan ekosistem Garmin dan bimbingan pelatih, saya belajar bahwa langkah kecil yang konsisten akan selalu membawa kita pada batas kemampuan yang baru. Garmin Run menurut saya menjadi ruang yang tepat untuk merayakan perjalanan tersebut bersama-sama,” ujar Anggi Wahyuda, #TeamGarmin dan Icon Inclusivity Garmin Run Indonesia 2026.
Kehadiran berbagai profil peserta tersebut memperlihatkan bagaimana satu lintasan dapat menjadi ruang bertemunya beragam cerita, kemampuan, dan tujuan. Dari pelari yang sedang membangun kebiasaan baru hingga mereka yang telah menekuni olahraga dalam waktu panjang, seluruhnya berbagi garis start dan finish yang sama.
Mengukir Pencapaian, Inilah Para Pelari Terbaik Garmin Run Indonesia 2026
Mencapai garis akhir adalah puncak selebrasi atas komitmen panjang yang telah dibangun. Membawa semangat “From Zero To Hero”, berikut adalah deretan pelari terbaik yang mencatatkan waktu terbaiknya di podium Garmin Run Indonesia 2026:
Half Marathon (21K)
Kategori Pria
1. Immanuel Hutasoit - 01:12:54
2. Sardianus Sanam - 01:13:10
3. Agus Prayogo - 01:13:11
Kategori Wanita
1. Desi Kristiani - 01:27:50
2. Gladys Fabiola Christanto - 01:28:17
3. Anjellika Br Ginting - 01:33:43
10K
Kategori Pria
1. Iqbal Saputra - 00:32:06
2. Muhammad Ar Daniswara B - 00:32:40
3. Berman S Siahaan - 00:33:41
Kategori Wanita
1. Novia Nur Nirwani - 00:38:57
2. Marhaendrassiwi D - 00:42:45
3. Bektiningsih Primadianfitri - 00:43:31
5K
Kategori Pria
1. Juan Meliala - 00:15:50
2. Abdul Salam - 00:16:54
3. Cigra Apta Laban - 00:17:06
Kategori Wanita
1. Zahra Bulan Aprillia Putri - 00:19:31
2. Jessica Putri Jauvi - 00:20:06
3. Gina Fitriani - 00:20:20
Penyelenggaraan 2026 Garmin Run Marathon Series - Indonesia turut didukung oleh berbagai mitra yang bersama-sama menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi para peserta. Dukungan dari seluruh partner menjadi bagian penting dalam menghadirkan Garmin Run sebagai perayaan olahraga yang tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga kesehatan, inclusivity, dan sustainability.
Dengan hadirnya 8.000 pelari, 2026 Garmin Run Marathon Series - Indonesia menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan Garmin di Indonesia. Setiap langkah yang tercipta di ICE BSD menjadi bagian dari cerita masing-masing peserta tentang bagaimana mereka terus bergerak, berkembang, dan melampaui batas diri. Menutup perhelatan akbar ini, Garmin Indonesia menaruh harapan besar agar selebrasi olahraga ini mampu menjadi pemicu gaya hidup sehat yang berkelanjutan di tanah air.
Garmin berkomitmen untuk terus berinovasi melalui ekosistem teknologinya, memastikan bahwa setiap pelari dari tingkat pemula hingga atlet profesional selalu memiliki komunitas dan dukungan yang mereka butuhkan untuk terus menyusuri perjalanan "From Zero to Hero" mereka masing-masing.