Daud Yordan (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Daud Yordan (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Kunci Kemenangan Daud Yordan atas Petinju Afrika

Olahraga tinju
Gregorius Gelino • 17 November 2019 16:17
Malang: Daud 'Cino' Yordan sukses menggondol dua gelar sekaligus pada pertarungan tinju di ajang Mahkota Boxing Series, Batu, Malang, Jawa Timur, Minggu 17 November. Ia merengkuh gelar juara dunia kelas ringan versi IBA dan WBO Oriental.
 
Hal itu dipastikannya usai menaklukkan petinju Afrika Selatan, Michael Mokoena. Ia menang TKO atas Mokoena pada ronde kedelapan.
 
Berkat hasil itu, nama Daud masuk buku rekor. Ia menjadi petinju Indonesia pertama yang memenangkan gelar di tiga kelas berbeda, yakni featherweight, super featherweight, dan lightweight.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Daud pun membeberkan resepnya meraih kemenangan meski tak muda lagi. Ia mengaku seiring berjalannya waktu, ia lebih disiplin dalam menjalankan intruksi timnya.
 
"Kalau dulu saya cenderung menggebu-gebu. Tapi dengan jam terbang lebih banyak, saya sepanjang ronde naik secara pelan-pelan supaya tidak kehabisan stamina," tutur Daud setelah pertandingan pada Minggu, 17 November, di Batu, Malang.
 
Setelah menjadi juara di tiga kelas berbeda, Daud tampaknya belum tertarik menambah rekornya dengan menjadi juara di empat kelas berbeda. Pasalnya, ia ingin fokus di kelas 63,5kg.
 
"Saya lebih bertenaga di kelas 63,5kg. Saya juga berdiskusi bersama tim di mana saya paling baik dan sepertinya saya akan konsisten di kelas 63,5kg," tutup petinju kelahiran Ketapang, 32 tahun lalu itu.
 

(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif