Warga Los Angeles dan fans LA Lakers memadati Staples Center berkabung atas kematian Kobe Bryant (Apu GOMES / AFP)
Warga Los Angeles dan fans LA Lakers memadati Staples Center berkabung atas kematian Kobe Bryant (Apu GOMES / AFP)

Kematian Kobe Bryant Sisakan Duka Mendalam bagi Fans Lakers

Olahraga basket nba Kobe Bryant
Rendy Renuki H • 27 Januari 2020 15:54
Jakarta: Kematian Kobe Bryant pada tragedi kecelakaan helikopter, Minggu 26 Januari waktu setempat, menyisakan duka mendalam bagi fans La Lakers. Mereka memadati markas Lakers, Staples Center,  di Los Angeles, AS memberikan penghormatan terakhir kepada idolanya.
 
Para fans dari berbagai kalangan memenuhi bagian luar Staples Center. Mereka membawa karangan bunga, poster, hingga lilin tanda duka cita.
 
Seperti salah satu fans cilik Lakers, Loe Marquez. Anak berusia tujuh tahun itu datang ke Staples Center ditemani ibunya untuk menunjukkan simpatik atas kematian Bryant.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dia (Leo) ingin datang (ke Staples Center) karena dia selalu menonton Kobe di televisi bersama ayahnya," ucap sang ibu, Alejandra Marquez menukil New York Times.
 
Lain lagi dengan fans Lakers lainnya, Joe Rivas, yang merupakan seorang perawat. Ia mengakui hari itu suasana kota Los Angeles seperti membeku usai kabar kematian Bryant.
 
"Seluruh tempat membeku, seperti udara hangat di ruangan tersedot keluar. Saya tidak bisa mempercayainya. Saya tumbuh bersama Kobe," kata Rivas.
 
Staples Center dipilih para fans Lakers menjadi titik kumpul untuk memberikan penghormatan kepada Bryant. Padahal, di tempat yang sama tengah digelar acara Grammy Awards pada malam harinya.
 
"Ini adalah tempat terbaik (Staples Center) untuk berkumpul bersama, karena kota ini sedang berusaha menyembuhkan luka," tutur Adam Jackman, mahasiswa University of Southern California.
 
Kobe Bryant menemui ajalnya usai mengalami kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Minggu 26 Januari pagi waktu setempat. Helikopter yang ditumpanginya terjatuh saat hendak menuju Mamba Sports Academy di Thousand Oaks.
 
Catatan manifes, helikopter yang ditumpanginya berisi sembilan orang, termasuk putrinya Gianna Maria Orone Bryant yang juga turut menjadi korban. 
 
(REN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif