Menpora Zainudin Amali memantau venue Kejuaraan Dunia Wushu 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten. (Foto: Medcom.id/Zam)
Menpora Zainudin Amali memantau venue Kejuaraan Dunia Wushu 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten. (Foto: Medcom.id/Zam)

Menpora Bangga dengan Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Tangerang

Kautsar Halim • 04 Desember 2022 20:06
Jakarta: Menpora Zainudin Amali turut bangga dengan terselenggaranya Kejuaraan Dunia Wushu Junior (WJWC) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten pada 5-11 Desember mendatang. Sebab menurutnya, cabor wushu masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang diprioritaskan untuk mengukir prestasi di Olimpiade.
 
"Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih kepada Airlangga dan seluruh pengurus PB WI atas terselenggaranya Kejuaraan Dunia Wushu Junior ini," ujar Zainudin saat menghadiri jumpa pers WJWC di ICE BSD, Minggu (4/12/2022).   
 
"Saya kira, (event) ini membanggakan buat kita karena pesertanya lebih dari 60 negara dan menjadi persiapan menuju Youth Olimpiade 2026 di Dakar juga," tambahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wushu sejatinya belum termasuk sebagai cabor yang dipertandingkan dalam Olimpiade hingga saat ini. Namun Menpora menjelaskan lebih lanjut, wushu masuk dalam daftar cabor unggulan DBON karena pembinaannya di Indonesia sangat baik dan sudah menjadi cabor Youth Olimpiade 2026 serta sedang diupayakan menjadi cabor Olimpiade musim panas di masa mendatang.
 
Satu medali emas saja di Olimpiade sangat berpengaruh terhadap ranking Indonesia. Jadi, kita memilih cabang-cabang olahraga yang berbasis teknik dan akurasi. Di situlah Wushu masuk," ujar Zainudin.
 
"Walau sekarang belum masuk Olimpiade, tetapi kita punya harapan. Apalagi di tahun 2026 ada Olympic junior dan akan dipertandingkan di sana," tambahnya.
 
"Saya kira, kita akan dorong terus pembinaannya dan saya lihat sasananya sangat kuat sekali. Jadi, wushu ini salah satu cabor yang disentuh sedikit saja oleh pemerintah, sudah bisa berjalan sendiri melalui sasana-sasananya," lanjut Menpora.
 
Selain Menpora, sesi jumpa pers turut dihadiri oleh Sekjen Federasi Wushu International (IWUF) Zhang Qiuping, Ketum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto, Technical Delegate Jin Xiaobing dan Executive Director Gunawan Tjokro. Mereka juga sangat antusias menyambut turnamen karena WJWC 2022 merupakan event wushu terbesar pertama setelah pandemi covid-19.
 
Tercatat, ada 807 peserta peserta dari 61 negara terdiri dari  435 atlet dan 335 ofisial yang bakal berpartisipasi di WJWC 2022. Hongkong menjadi kontingen terbesar dengan membawa 37 orang, diikuti Indonesia (35), Iran (35), Vetnam (34), Selandia Baru (32), Kanada (29), Mesir (26), India (26), Korea Selatan (24), dan Malaysia (22). Tiongkok sebagai negara asal seni bela diri wushu mengirimkan 12 atlet dengan 8 ofisial.
 
WJWC 2022 mempertandingkan nomor taolu dan sanda putra-putri untuk memperebutkan 71 medali emas. Wushu taolu dibagi ke dalam 3 kelompok umur dengan 54 pertandingan putra dan putri, sedangkan sanda akan dibagi ke dalam 2 kelompok umur dengan 17 pertandingan. 
 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif