Ariarne Titmus-Foto: AFP/ATTILA KISBENEDEK
Ariarne Titmus-Foto: AFP/ATTILA KISBENEDEK

Olimpiade Tokyo

Enam Hari Olimpiade, Sejumlah Atlet Mulai Pulang

Olahraga covid-19 Olimpiade Tokyo 2021
Antara • 28 Juli 2021 21:57
Jakarta: Sejumlah atlet Olimpiade Tokyo mulai meninggalkan Tokyo, Jepang, tepat enam hari sejak pembukaan pesta empat tahunan tersebut. Para atlet sudah memulai perjalanan pulang ke negaranya karena kebijakan Covid-19 yang ketat di Jepang melarang perpanjangan masa tinggal.
 
Tim Olimpiade biasanya tetap tinggal selama beberapa hari setelah pertandingan mereka berakhir untuk mengikuti perayaan upacara penutupan, menonton olahraga lain dan berpesta dengan atlet lain.
 
Kali ini, protokol kesehatan ketat memaksa para atlet pulang lebih cepat sebelum Olimpiade, yang berlangsung pada 23 Juli - 8 Agustus, berakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Atlet tiba tidak lebih awal dari lima hari sebelum kompetisi mereka dimulai dan terbang kembali dalam waktu 48 jam setelah menyelesaikan pertandingan mereka untuk meminimalkan risiko infeksi dan penyebaran virus korona kepada penduduk setempat.
 
Tim sofbol Australia berangkat ke Sydney pada Rabu, sebagai bagian dari kelompok pertama tim Australia yang meninggalkan Tokyo, dan akan dikarantina selama 14 hari di negara asalnya.
 
"Meskipun tim telah divaksinasi dan dites Covid-19 setiap hari selama Olimpiade, seperti warga Australia lainnya yang kembali dari luar negeri, mereka akan tetap dikarantina selama 14 hari dan akan menjalani tes rutin," kata Kepala Eksekutif Komite Olimpiade Australia Matt Carroll, dikutip dari Reuters, Rabu.
 
"Kembalinya tim dan karantina telah menjadi bagian integral dari perencanaan kami untuk Olimpiade ini."
 
Pada akhir pekan depan, sekitar 250 atlet Australia dan ofisial tim, lebih dari 850 orang, akan kembali ke negaranya.
 
Bagi peraih medali emas kayak Jerman Ricarda Funk, yang akan pulang Kamis, Olimpiade Tokyo sukses besar, tetapi dia hampir tidak punya waktu untuk merasakan suasana di kampung atlet, yang biasanya dikenal dengan kehidupan sosialnya yang aktif karena lebih dari 10.000 atlet dari 200-an negara tinggal di sana.
 
"Ini benar-benar menyedihkan karena ini adalah Olimpiade pertama saya dan saya benar-benar ingin menikmati Kampung Atlet Olimpiade dan perasaan Olimpiade sedikit lebih banyak," kata Funk.
 
"Terutama karena di hari-hari pertama, saya fokus pada kompetisi dan saya tidak bisa benar-benar santai. Jadi di hari terakhir saya di sini, saya mencoba untuk benar-benar merasakan semuanya."
 
Cabang atletik, olahraga terbesar di Olimpiade dalam hal jumlah atlet yang ambil bagian, baru akan dimulai Jumat pekan ini.
 
Tuan rumah Olimpiade Tokyo mencatat 3.177 kasus virus korona baru, Rabu, menurut pengumuman pihak berwenang, mencapai rekor tertinggi harian untuk dua hari berturut-turut ketika lonjakan kasus Covid-19 memberi tekanan pada rumah sakit.
 
Olimpiade ditunda tahun lalu karena pandemi dan survei secara konsisten menunjukkan bahwa mayoritas warga Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade selama pandemi.
 
Video: Atlet Angkat Besi Kembali Torehkan Medali untuk Indonesia

 
(RIZ)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif