Pertemuan Menpora dengan perwakilan cabor untuk Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)
Pertemuan Menpora dengan perwakilan cabor untuk Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)

Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Kemenpora Baru Loloskan Tiga Cabor Penerima Fasilitas Anggaran Pelatnas Olimpiade

Olahraga olimpiade 2020
Rendy Renuki H • 11 Februari 2020 13:20
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) baru meloloskan tiga cabang olahraga (cabor) yang berhak menerima fasilitas anggaran Pelatnas Olimpiade 2020 Tokyo dan pembinaan jangka panjang. Ketiga cabor tersebut adalah bulu tangkis, angkat besi dan bola voli.
 
Ketiga pengurus cabor tersebut (PBSI, PABBSI, PBVSI) telah meneken perjanjian kerja sama dengan Kemenpora, Selasa 11 Februari. Total, jumlah anggaran yang dipersiapkan untuk Pelatnas Olimpiade 2020 Tokyo sebesar Rp99 miliar. Lalu, sisanya sekitar Rp44 miliar direncanakan untuk pelaksanaan Pelatnas Asian Games 2022, Olimpiade 2024 dan SEA Games 2021.
 
"Kita lakukan setransparan mungkin. Angkanya berapa yang diusulkan, berapa yang kita setujui dan berapa yang tersisa, kalau ada kekurangan berapa kekurangannya. Jadi, Kemenpora berusaha transparan dan akuntable," kata Menpora Zainudin Amali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zainudin pun mengatakan, jika penyaluran anggaran nantinya akan dilakukan Kementerian Keuangan langsung kepada masing-masing cabor. Sehingga, anggaran tersebut bisa diterima dengan baik tiap cabor dan demi menghindari masalah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
 
"Transfernya dari Kementerian Keuangan langsung ke cabor-cabor, tidak ada yang mampir ke Kemenpora. Kita mau Kemenpora hanya memverifikasi dan verifikasi bukan hanya sekali, tapi berkali-kali," tutur Zainudin.
 
Fasilitas anggaran yang diterima ketiga cabor untuk Pelatnas Olimpiade 2020 Tokyo yakni bulu tangkis Rp18.618.087.000 dari usulan anggaran Rp32.249.000.000, angkat besi Rp10.008.514.000 dari usulan Rp11.926.619.200, dan bola voli Rp3.287.332.000 dari usulan anggaran Rp3.616.780.000.
 
"Penggunaannya harus sesuai dengan MoU. Jangan di MoU penggunaannya A, selanjutnya praktiknya penggunaan untuk B, C dan selanjutnya. Karena itu, menjadi patokan kita, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi dasar adalah MoU antara Kemenpora dan cabor itu," pungkas Menpora.
 
Olimpiade 2020 Tokyo akan dimulai pada 24 Juli mendatang. Ajang multievent dunia empat tahuhan tersebut akan berlangsung hingga 9 Agustus mendatang.
 
Rincian anggaran Pelatnas Olimpiade 2020 Tokyo yang diterima 3 cabor awal:
 
1. PBSI (Bulu Tangkis)
Usulan atlet: 28
Disetujui: 24 atlet elite dan 4 atlet junior
 
Usulan tryout: 14 turnamen
Disetujui: 14 turnamen
 
Usulan anggaran: Rp32.249.000.000
Anggaran disetujui: Rp18.618.087.000
 
Potensi lolos Olimpiade: 2 wakil setiap nomor
Potensi medali: 1 emas ganda putra (Kevin/Markus, Hendra/Ahsan)
 
2. PABBSI (Angkat Besi)
Usulan atlet: 13
Disetujui: 4 atlet elite, 5 atlet pelapis dan 4 atlet junior
 
Usulan tryout: 4 kejuaraan
Disetujui: 4 kejuaraan
 
Usulan anggaran: Rp11.926.619.200
Anggaran disetujui: Rp10.008.514.000
 
Potensi lolos Olimpiade: 2 atlet ditambah 1 atlet yang sudah lolos
Potensi medali: 1 emas kelas 61kg Eko Yuli Irawan
 
3. PBVSI (Bola Voli)
Usulan atlet: 12
Disetujui: 8 atlet elite dan 4 atlet pelapis
 
Usulan tryout: 5 turnamen
Disetujui: 5 turnamen
 
Usulan anggaran: Rp3.616.780.000
Anggaran disetujui: Rp3.287.332.000
 
Potensi lolos Olimpiade: 1 tim putra
 
Video: Lionel Messi akan Hengkang dari Camp Nou?
 
(ASM)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif