Wamen PUPR John Wempi Wetipo (kemeja putih) saat berdiskusi dengan Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XVII Papua Oesman Marbun saat melakukan kunjungan ke venue Aquatik. Foto: Medcom.id/Roylinnus Ratumakin.
Wamen PUPR John Wempi Wetipo (kemeja putih) saat berdiskusi dengan Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XVII Papua Oesman Marbun saat melakukan kunjungan ke venue Aquatik. Foto: Medcom.id/Roylinnus Ratumakin.

Pekan Olahraga Nasional XX

Pembangunan Venue Akuatik Lebih Cepat dari Target

Olahraga olah raga pon 2020
Roylinus Ratumakin • 07 Februari 2020 19:42
Soal penataan kawasan, pemerintah meminta dukungan Pemerintah Provinsi Papua soal beberapa rumah warga, yang hingga saat ini belum dipindahkan dari arealvenue.
 
Jayapura: Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo mengatakan, progress pembangunan venue akuatik, salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, selesai lebih cepat dari target awal.
 
“Progres pembangunan venue akuatik cukup pesat. Saat ini saja sudah mencapai 80 persen (dan akan berakhir Mei 2020), dan ini yang patut diapresiasi, karena pengerjaannya sudah sesuai dengan standar dan akan selesai sebelum target awal,” kata Wetipo, Jumat 7 Februari 2020, dalam kunjungannya ke venue akuatik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah penyelesaian beberapa venue, kata Wetipo, akan dilanjutkan dengan penataan kawasan, baik itu untuk venue akuatik, Istora PON, hoki, dan beberapa venue lainnya yang tersebar di empat klaster (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Timika, dan Kabupaten Merauke).
 
“Kalau kita bicara soal infrastruktur stadion utama (Stadion Papua Bangkit) sudah jadi, Istora dan akuatik juga sudah selesai dan kemudian penataan kawasan paling tidak sebelum pelaksanaan PON sudah tuntas dikerjakan,” ujarnya.
 
Soal penataan kawasan, kata Wetipo, pihaknya meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua soal beberapa rumah warga, yang hingga saat ini belum dituntaskan (dipindahkan dari areal venue).
 
“Ada sekitar 23 rumah warga (harus direlokasi), termasuk juga kompensasi terhadap tanaman. Mari kita tuntaskan bersama, karena penataan kawasan ini secara keseluruhan tidak bisa dilakukan kalau masih ada penduduk yang bermukim di kawasan ini,” katanya.
 
Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yunus Wonda, berharap pembangunan sejumlah venue PON di tiga kabupaten kota selesai dalam tiga bulan ke depan. Sebab, waktu penyelenggaraannya tersisa 267 hari lagi.
 
“Jika sudah selesai semuanya, kami segera membuat laporan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa PON XX siap digelar di Papua,” kata Yunus.
 
Menurut Yunus, penyelenggaraan PON XX sebenarnya ada di pemerintah kabupaten dan kota. Pemerintah Provinsi hanya bertindak sebagai supervisor untuk terus mengikuti berbagai macam persiapan di sana.
 
Video: Menpora Tinjau Fasilitas dan Kesiapan Pelatnas PBSI

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif