Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena Indonesia mampu membalas kekalahan 0-3 dari Korea Selatan saat kedua tim bertemu pada fase grup atau preliminary round. Di partai final, skuad Merah Putih tampil jauh lebih solid hingga memastikan kemenangan tiga set langsung.
Set Pertama Berlangsung Dramatis
Indonesia sempat mengalami kesulitan pada awal set pertama. Korea Selatan langsung unggul empat poin dan terus menjaga keunggulan hingga mencapai skor 24-22. Saat lawan memperoleh set poin, Indonesia mampu menyamakan kedudukan menjadi 24-24 sehingga pertandingan berlanjut ke deuce.
Setelah melalui duel sengit, Indonesia akhirnya mengamankan set pertama dengan kemenangan 34-32 dan memimpin 1-0.
Indonesia Dominan di Set Kedua
Kepercayaan diri tim Indonesia meningkat drastis pada set kedua. Dipimpin Farhan Halim dan rekan-rekannya, Indonesia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Permainan cepat dan efektif membuat Korea Selatan kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi Indonesia terus berlanjut hingga menutup set kedua dengan kemenangan meyakinkan 25-16. Hasil tersebut membawa Indonesia unggul 2-0 dan hanya membutuhkan satu kemenangan set lagi untuk memastikan gelar juara.
Gelar Bersejarah Dipastikan di Set Penentuan
Korea Selatan mencoba bangkit pada set ketiga. Pertandingan berlangsung lebih ketat sejak awal setelah Indonesia sempat unggul 6-3 sebelum lawan menyamakan skor menjadi 9-9.
Kedua tim kemudian saling berbalas angka hingga kedudukan 20-20. Namun, Indonesia mampu menjaga ketenangan pada poin-poin krusial dan akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-23.
Kemenangan itu memastikan Indonesia menang 3-0 sekaligus mengukir sejarah sebagai juara Asian Volleyball Confederation (AVC) Men's Cup untuk pertama kalinya. Gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar Timnas Voli Putra Indonesia di level Asia sekaligus menegaskan peningkatan kualitas permainan setelah membalas kekalahan dari Korea Selatan di fase grup.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda