Akui Perbedaan Kualitas
Indonesia tampak kesulitan mengimbangi permainan Tiongkok. Terutama ketika pemain andalan Tiongkok, Zhang Ziyu yang bertinggi badan 2,23 meter, memasuki lapangan."Memang ada gap, tapi saya senang dengan permainan para pemain saya pada kuarter pertama. Mereka bermain dengan animo, dan akhirnya kalah dari mereka 69 poin," kata pelatih timnas bola basket putri Indonesia Gitautas Kievinas.
"Tapi kami melihat bahwa mereka juga manusia. Mereka merasakan kesakitan. Jadi kami bisa bermain dengan mereka hari ini hanya satu kuarter," paparnya.
"Saya berharap segera akan ada lebih dari satu kuarter. Dan kami akan lebih percaya pada diri kami, bahwa kami juga bisa bermain melawan tim elite," bebernya.
Masih Cari Konsistensi
Kapten timnas basket putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, mengakui bahwa ia dan rekan-rekannya belum tampil konsisten. Setelah memberi perlawanan sengit pada kuarter pertama, Indonesia kesulitan mengimbangi permainan Tiongkok."Kami masih belum bermain permainan terbaik kami. Seperti yang coach katakan, kami bermain dengan baik di kuarter pertama. Akhirnya kami terpeleset. Kami tidak menunjukkan yang terbaik," kata Dewa Ayu.
"Kami bangun setelah kuarter ketiga. Ini adalah pengalaman yang bagus bagi kami. Kami harus menjadi lebih baik," ujar Dewa Ayu.
Hasil tersebut tidak mengubah langkah Indonesia ke babak delapan besar Asian Games 2026. Indonesia sebelumnya memastikan tiket perempat final setelah Thailand mengalami kekalahan kedua dari China di Grup A.
Indonesia memastikan tiket perempat final setelah meraih satu kemenangan atas Thailand. Sedangkan Thailand tersingkir karena menelan kekalahan dari Indonesia dan Tiongkok.