Suasana laga Tyson Fury vs Derek Chisora. (Ben Stansall / AFP)
Suasana laga Tyson Fury vs Derek Chisora. (Ben Stansall / AFP)

Tekuk Chisora, Tyson Fury Pertahankan Gelar WBC

Kautsar Halim • 04 Desember 2022 12:39
Jakarta: Tyson Fury mempertahankan gelar juara kelas berat WBC setelah menghentikan perlawanan rekan senegaranya dari Inggris, Derek Chisora, pada Minggu 4 Desember pagi WIB. Kini, Fury menatap tantangan berikutnya untuk menyatukan gelar melawan petinju Ukraina Oleksandr Usyk.
 
Fury yang belum terkalahkan dalam kariernya sebagai petinju profesional, memegang kendali sejak bel pembukaan. Dan dengan mata Chisora ??yang mulai tertutup, wasit Victor Loughlin menghentikan pertarungan sembilan detik sebelum babak ke-10 berakhir di Stadion Tottenham Hotspur, Inggris.
 
Pada malam yang sangat dingin di kandang klub sepak bola Liga Premier Tottenham, Fury malah berlari, bukan berjalan, menuju ring. Fury yang berbobot lebih lebih berat (121,8 kg) tampil lebih dominan ketimbang Chisora yang berbobot 118,2 kg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sang juara yang memiliki tinggi 6 kaki 9 inci (2,06 meter) juga jauh lebih tinggi dan berulang kali menahan pukulan-pukulan Chisora, termasuk beberapa pukulan kepala, dengan sedikit konsekuensi ada pukulan balasan dar penantangnya.
 
Tampaknya hanya masalah waktu sebelum Fury menang. Wasit Loughlin sempat terlihat berbicara di sudut Chisora ??pada akhir ronde kesembilan sebelum menyatakan laga telah berakhir. 
 
Kini, Fury yang berusia 34 tahun sudah membukukan rekor 33 kemenangan dari 34 pertarungan dengan satu hasil seri. Kemenangan terbaru Fury ini juga membuka jalan untuk pertarungan penyatuan gelar melawan Usyk selaku juara kelas berat IBF, WBA, dan WBO.
 
Usyk sejatinya berada di sisi ring menyaksikan pertarungan Fury kontra Chisora. Dia kembali ke arena setelah mencopot semua gelar petinju Inggris Anthony Joshua pada bulan September 2021 sebelum mengalahkannya lagi di Jeddah pada Juli tahun ini.
 
Setelah berterima kasih kepada sekitar 60.000 penonton dan memberikan penghormatan kepada lawannya yang kalah, Fury mengalihkan perhatiannya kepada Usyk dan petinju kelas berat Inggris Joe Joyce yang juga datang ke ring.
 
"Usyk, kamu berikutnya. Saya telah melakukannya dengan seorang Ukraina, (Wladimir) Klitschko, mari kita mulai," kata Fury kepada BT Sport seperti dilansir Antara dari AFP.
 
Usyk hanya bisa terdiam mendengar gertakan Fury. Namun, Chisora angkat suara dan sudah tidak sabar untuk menantikan laga mereka berdua.
 
"Terima kasih Tyson, saya sangat menghargai itu. Kita berteman. Akan ada pertarungan besar yang akan datang, semua orang ingin melihat satu juara di divisi kelas berat," ujar Chisora soal tantangan Fury kepada Usyk.
 
Setelah itu, Fury mengalihkan perhatiannya ke Joyce. "Saya mengatakan kepada Joe Joyce, petarung yang brilian. Dia pantas mendapatkan laga perebutan gelar. Jika si kelinci (Usyk) tidak bertarung, kami akan bertarung di Wembley," kata Fury. 
 
Joyce pun menyambut tantangan Fury dengan senang hati. "Saya akan mengambil keduanya. Seperti yang Fury katakan, jika tidak bertarung dengan Usyk, maka saya yang menjadi lawannya," ujar Joyce.
 
Sebelum melawan Chisora, satu-satunya laga Fury pada tahun ini adalah menang atas Dillian Whyte di Wembley pada April lalu. Fury sempat mengumumkan pensiun setelah melawan Whyte, tapi bujuk rayu ring tinju terlalu kuat untuk membawanya kembali hari ini.
 
Laga Fury kontra Usyk adalah pertarungan yang ingin dilihat para penggemar tinju dunia. Sementara itu, "Battle of Britain" yang mempertemukan Fury dengan Joshua gagal terselenggara karena kedua kubu tidak menemui kesepakatan. Sebagai gantinya, Fury lantas bertarung dengan Chisora. (ANT)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif