Selebrasi Leani dan Khalimatus saat meraih medali emas bulu tangkis ganda putri Asian Para Games 2018 (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)
Selebrasi Leani dan Khalimatus saat meraih medali emas bulu tangkis ganda putri Asian Para Games 2018 (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)

Leani/Khalimatus Bicara Emas, Target Paralimpiade dan Dukungan Suporter

Olahraga Asian Para Games
Rendy Renuki H • 12 Oktober 2018 19:58
Jakarta: Ganda putri Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah menargetkan tampil di Paralimpiade 2020 Tokyo. Hal itu diungkapkan usai meraih medali emas Asian Para Games 2018 di nomor ganda putri klasifikasi SL 3/SU 5, Jumat 12 Oktober.
 
Leani/Khalimatus menang dua game langsung dari pasangan Tiongkok Hefang Cheng/Huihui Ma 21-15 dan 21-12 di Istora Senayan Jakarta. Kemenangan yang membuat mereka optimistis bisa tampil di Paralimpiade.
 
"Alhamdulillah senang banget karena di Kejuaraan Dunia kami kalah. Makanya sekarang senang banget Alhamdulillah," kata Khalimatus usai pertandingan.

Baca:Para Bulu Tangkis Sumbang Emas lewat Ganda Putri


"Awal 2019 kita kualifikasi Paralimpiade. Jadi sebisa mungkin musim depan kami harus ikut semua jadwal kejuaraan. Saya juga ingin fokus di ganda," Leani menambahkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keberhasilan meraih emas di sektor ganda putri pun tak lepas dari mental bertanding yang dimiliki Leani. Meski sempat dikalahkan Hefang di nomor tunggal, namun ia mampu membalaskan di ganda putri.
 
"Untuk final tunggal putri, saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia gagal emas, tapi ditebus di ganda. Masalahnya di ganda kami berdua punya power yang sama, makanya kami bisa menyerang sejak awal," kata Leani.

Baca juga:Leani Ratri Harus Puas Raih Perak di Tunggal Putri


"Target saya pribadi di tunggal, tapi dapet emas di ganada. Di nomor tunggal saya sempat drop, karena memang sudah lama saya persiapan. Yang lain belum latihan, saya sudah lebih dahulu berlatih," sambungnya.
 
Dukungan penuh penonton di Istora pun diakui Leani/Khalimatus cukup mendongkrak mental mereka. Bahkan, pasangan yang sudah bermain bersama sejak empat tahun lalu itu mengakui merinding merasakan dukungan langsung publik Istora.
 
"Luar biasa suporternya. Selama saya main di Paralimpik, ini yang sangat luar biasa. Belum pernah saya melihat penonton seperti ini, merinding saya kalau lihat penonton meneriakkan 'Indonesia-Indonesia'," pungkas Leani.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Para Balap Sepeda Sumbang Emas dan Perak untuk Indonesia


 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif