Menpora Zainuddin Amali-Dok: Medcom.id
Menpora Zainuddin Amali-Dok: Medcom.id

Wabah Virus Korona

Menpora Imbau Atlet Pandai Kelola Keuangan Kala Pandemi

Olahraga olah raga Virus Korona kemenpora virus corona
Antara • 14 Mei 2020 21:59
Sebagian atlet dan pemain yang hanya mengandalkan pendapatannya dari gaji sebagai atlet maupun hadiah kejuaraan.
 
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengimbau para atlet agar pandai mengelola keuangannya, terutama selama pandemi virus korona atau COVID-19, yang hingga saat ini belum juga berakhir.
 
"Kita tidak dapat menutup mata dari mantan atlet profesional, yang pada akhir kariernya malah tidak mampu untuk bertahan hidup karena pada masa jayanya di mana memiliki income yang cukup, tetapi tidak bijak mengatur keuangannya," kata Zainudin saat membuka Webinar Short Course Atlet Nasional di Jakarta, Kamis 14 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zainudin mengingatkan seorang atlet tidak akan selamanya terus mengikuti kompetisi lantaran faktor usia. Maka menurutnya, mereka tak seharusnya hanya mengandalkan pendapatannya dari profesi atlet.
 
Demi mendapatkan masa depan yang lebih baik setelah pensiun, politikus Partai Golkar itu meminta supaya para atlet belajar berinvestasi dari sekarang.
 
Webinar Short Course Atlet Nasional adalah salah satu kegiatan Kemenpora sebagai pengganti kegiatan sebelumnya yang sudah dirancang untuk para atlet, pelatih, manajer, sampai stakeholder olahraga.
 
Webinar ini diisi dengan berbagai pembahasan, mulai dari diskusi kesehatan, keolahragaan, hingga keuangan. Kemenpora akan secara khusus mengundang para pakar pada bidangnya masing-masing guna memberikan materi kepada para atlet nasional.
 
"Kami mengundang pakar keuangan dan investasi supaya bisa memberi ilmu cara mengelola keuangan," kata dia.
 
Semenjak kompetisi dan kejuaraan dihentikan, beberapa atlet sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing dengan tetap dibekali program latihan mandiri. Tak dapat dipungkiri, kondisi ini justru menimbulkan masalah finansial kepada sebagian atlet dan pemain yang hanya mengandalkan pendapatannya dari gaji sebagai atlet maupun hadiah kejuaraan.
 
Sejumlah kompetisi seperti Liga 1, Liga 2, Liga Bola Basket Indonesia (IBL), dan Proliga 2020 telah dihentikan sejak Maret lalu. Bahkan Persatuan Bola Boli Seluruh Indonesia (PBVSI) memutuskan untuk menghentikan sisa pertandingan mereka.
 
Sementara, PSSI dan IBL masih belum bisa memutuskan nasib kelanjutan kompetisi. PSSI menegaskan bahwa kelanjutan kompetisi mengikuti arahan pemerintah terkait kondisi pandemi.
 
PSSI menyatakan Liga 1 dan 2 2020 hanya akan dihentikan jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus korona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020.
 
Video: Pelaksanaan Piala Dunia U-20 Masih Sesuai Jadwal

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif