Ilustrasi-Foto:AFP/Katharine Lotze
Ilustrasi-Foto:AFP/Katharine Lotze

Wabah Virus Korona

Dublin Maraton 2020 Dibatalkan

Olahraga atletik olah raga Virus Korona maraton virus corona
rizkiyanuardi • 19 Mei 2020 22:43
Pembatalan menunjukkan bahwa penurunan virus korona dapat berlangsung lebih lama dari yang disarankan oleh rencana resmi dan bisa mengenai peristiwa serupa.
 
Jakarta: Dublin Maraton 2020 akhirnya dibatalkan, Selasa 19 Mei 2020, meskipun Irlandia bergerak untuk mengangkat langkah-langkah penguncian virus coronavirus, yang mengindikasikan potensi gangguan jangka panjang yang disebabkan wabah tersebut.
 
Irlandia berencana sepenuhnya mencabut pembatasan sebelum Oktober. Tetapi panitia mengindikasikan perlombaan yang dijadwalkan 25 Oktober mendatang, dan memiliki 22.500 peserta tahun lalu, masih tidak akan berlanjut karena kekhawatiran keselamatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami membuat keputusan sulit demi kepentingan kesehatan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat dalam menjadikan acara kami sukses dari pelari, pendukung, sukarelawan, sponsor, hingga pemasok," kata direktur lomba, Jim Aughney, seperti dilansir AFP.
 
"Kami mengeksplorasi banyak alternatif untuk menjalankan acara dengan aman, tetapi akhirnya tidak ada yang layak."
 
"Roadmap" lima tahap Irlandia untuk membuka kembali negara itu akan selesai pada Agustus, ketika larangan saat ini untuk pertemuan massal lebih dari 5.000 orang akan berakhir.
 
Pembatalan menunjukkan bahwa penurunan virus korona dapat berlangsung lebih lama dari yang disarankan oleh rencana resmi dan bisa mengenai peristiwa serupa.
 
London Marathon, yang juga menarik puluhan ribu pelari telah ditunda hingga 4 Oktober.
 
"Kita perlu menyadari bahwa kita akan terus berada dalam fase darurat akut krisis ini untuk beberapa waktu dengan gelombang lebih lanjut bahaya yang selalu ada," ujar Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan Jim Breslin kepada komite parlemen khusus tentang krisis.
 
"Ini bukan badai satu, dua atau bahkan tiga hari, setelah itu kita beralih ke fase pemulihan. Fase akut krisis ini pasti akan diukur dalam beberapa bulan dan kemungkinan besar dalam beberapa tahun."
 
Irlandia telah mencatat 1.547 kematian akibat COVID-19, menurut departemen kesehatan.
 
Senin kemarin, jumlah kematian harian turun dari angka 77 per hari, menjadi hanya empat kematian.
 
"Kami telah menekan virus dan membatasi dampaknya pada kesehatan masyarakat," kata kepala petugas medis Tony Holohan, Senin.
 
"Kita perlu mempertahankan ini di minggu-minggu dan fase ke depan."
 
Video: Tontowi Ahmad Pensiun dari Bulu Tangkis

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif