Desak Made Rita Kusuma Dewi lahir di Buleleng, Bali, pada 24 Januari 2001. Ketertarikannya terhadap olahraga panjat tebing tumbuh sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Desak mulai mengenal panjat tebing setelah diajak bibinya ke lokasi panjat dinding di Singaraja. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian tertarik untuk berlatih secara serius dan mulai mengikuti berbagai kompetisi.
Bakatnya terus berkembang hingga Desak berhasil menembus level nasional. Perjalanan tersebut kemudian membawanya tampil di berbagai kejuaraan internasional dan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dunia.
Juara Dunia pada 2023
Nama Desak semakin dikenal setelah tampil konsisten dalam berbagai seri International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup. Puncak pencapaiannya terjadi pada 2023 ketika ia berhasil merebut gelar juara dunia nomor speed putri.
Prestasi tersebut diraih Desak pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2023 di Bern, Swiss. Gelar itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing yang diperhitungkan di level internasional.
Setahun kemudian, Desak mendapat kesempatan mewakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Penampilannya di ajang olahraga terbesar dunia tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Bawa Pulang Emas Asian Games 2026
Desak kembali menunjukkan kualitasnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia berhasil meraih medali emas nomor speed putri setelah tampil tercepat pada babak final di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Jepang pada Rabu, 30 September 2026.
Persaingan berlangsung ketat sejak babak-babak awal hingga final. Desak mampu menjaga kecepatannya dan mengakhiri perlombaan dengan catatan waktu 6,62 detik.
Medali emas tersebut menjadi pencapaian penting bagi Desak sekaligus emas keempat Indonesia di Asian Games 2026. Torehan itu menambah koleksi medali emas kontingen Merah Putih di ajang tersebut.
Keberhasilan di Asian Games 2026 menambah panjang daftar prestasi Desak Made dalam kariernya sebagai atlet panjat tebing. Sebelumnya, ia telah mengoleksi gelar juara dunia dan tampil di Olimpiade.
Kini, Desak kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Indonesia setelah menyumbangkan emas keempat dari Asian Games 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensinya di nomor speed sekaligus menambah catatan penting dalam perjalanan kariernya.
(Muhammad Zaidan Rizky)