Suasana laga MilkLife Soccer Challenge di Surabaya. (Foto: Istimewa)
Suasana laga MilkLife Soccer Challenge di Surabaya. (Foto: Istimewa)

1.620 Siswi Ramaikan MLSC Surabaya 2025-2026, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Juara Baru

Kautsar Halim • 17 Mei 2026 19:56
Ringkasnya gini..
  • 1.620 siswi dari 78 SD dan MI mengikuti MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025-2026 yang berlangsung di Surabaya.
  • SDN Pacarkeling V/186 B juara KU 12 setelah menang dramatis atas SDN Manukan Kulon lewat adu penalti yang berlanjut hingga coin toss.
  • SDN Manukan Kulon juara KU 10 usai bangkit dari ketertinggalan 1-3 melawan SDN DR. Sutomo V/327 sebelum menang lewat adu penalti.
Surabaya: MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025-2026 melahirkan dua juara baru usai final penuh drama di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, Minggu (17/5/2026).
 
Sebanyak 1.620 siswi dari 78 SD dan MI di Surabaya dan sekitarnya ambil bagian dalam turnamen sepak bola putri yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Mereka terbagi ke dalam 73 tim kategori usia (KU) 10 dan 77 tim KU 12.
 
Di partai puncak, SDN Pacarkeling V/186 B keluar sebagai juara kategori KU 12 setelah menang dramatis atas SDN Manukan Kulon lewat adu penalti. Sementara di kategori KU 10, giliran SDN Manukan Kulon yang tampil sebagai kampiun usai menaklukkan SDN DR. Sutomo V/327, yang juga melalui drama adu penalti.
 

Final KU 12 Berakhir Dramatis, Ditentukan Coin Toss


Laga final KU 12 berlangsung ketat sejak menit awal. SDN Manukan Kulon membuka keunggulan lebih dulu lewat gol kapten tim Emily Zitara saat pertandingan baru berjalan lima menit. Emily lolos dari kawalan bek lawan sebelum melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang yang gagal dihentikan kiper SDN Pacarkeling V/186 B, Mikayla Ramadhania.

Unggul 1-0 tak membuat SDN Manukan Kulon mengendurkan serangan. Mereka terus menekan pertahanan lawan yang dikomandoi Locita Waranggaini Olah Nismara. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
 
Memasuki babak kedua, SDN Pacarkeling V/186 B bangkit. Pada menit ke-19, Locita mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1.
 
Kedua tim saling menyerang hingga waktu normal berakhir, namun tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
 
Drama belum selesai. Kedua tim sama kuat setelah enam penendang dengan skor imbang 5-5. Sesuai regulasi, pemenang kemudian ditentukan lewat coin toss untuk menentukan giliran penendang dan penjaga gawang.
 
SDN Pacarkeling V/186 B mendapat kesempatan sebagai penendang. Darleine Maryam Khairunisa sukses menjalankan tugas dan memastikan kemenangan dramatis bagi timnya.
 
Hasil pertandingan ini sekaligus menggagalkan ambisi SDN Manukan Kulon meraih gelar ganda di dua kategori.
 

Locita Jadi Kunci Kebangkitan Pacarkeling


Pelatih SDN Pacarkeling V/186 B, Septyan Kurnia Hardiantoro, mengaku tak menyangka timnya bisa melangkah hingga juara. Pasalnya, mayoritas pemainnya masih berusia 10 tahun.
 
"Saya tidak memprediksi bisa sampai final karena rata-rata pemain kami masih usia 10 tahun. Tapi mereka luar biasa dan berani saat adu penalti," ujar Septyan.
 
Locita yang dinobatkan sebagai Best Player KU 12 mengatakan mental pantang menyerah menjadi kunci kemenangan timnya.
 
"Waktu tertinggal 0-1 saya yakin masih bisa mengejar. Kami terus semangat sampai akhirnya menang lewat penalti," kata Locita.
 

Final KU 10 Tak Kalah Seru, SDN Manukan Kulon Bangkit dari Ketertinggalan


Final kategori KU 10 juga berlangsung dramatis. SDN DR. Sutomo V/327 langsung unggul cepat lewat gol Shezan Azarine Fahima pada menit ke-2. Tujuh menit kemudian, Nayla Nur Hafizah menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
 
SDN Manukan Kulon memperkecil skor lewat tendangan bebas jarak jauh dari Keyvara Malayeka. Babak pertama berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan SDN DR. Sutomo V/327.
 
Di babak kedua, SDN DR. Sutomo kembali menjauh menjadi 3-1 lewat gol chip Adiba Utomo Putro. Namun, SDN Manukan Kulon menunjukkan mental juara.
 
Keyvara mencetak dua gol tambahan pada menit ke-24 dan menit ke-27 untuk melengkapi hattrick sekaligus menyamakan skor menjadi 3-3. Pertandingan pun berlanjut ke adu penalti.
 
SDN Manukan Kulon tampil lebih tenang dan sukses memastikan gelar juara setelah unggul dalam drama tos-tosan.
 

Keyvara Pahlawan Kemenangan


Keyvara mengaku arahan pelatih membuat timnya bangkit dari situasi sulit.
 
"Pelatih bilang jangan menyerah dan terus berusaha mengejar gol. Alhamdulillah bisa cetak gol dan juara," kata Keyvara yang juga terpilih sebagai Best Player KU 10.
 
Jacksen Tiago Soroti Potensi Besar Sepak Bola Putri Surabaya
 
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen Ferreira Tiago, menilai kualitas pemain putri di Surabaya terus berkembang. Menurutnya, kota tersebut memiliki ekosistem sepak bola yang semakin matang dan banyak talenta potensial.
 
Ia juga tengah menyiapkan pemain terbaik untuk masuk skuad MilkLife Soccer Challenge All Star yang akan tampil di Kudus pada pertengahan Juni mendatang.
 
"Potensi anak-anak Surabaya sangat besar. Jika terus dilatih dengan baik, mereka bisa berkembang luar biasa," ujar Jacksen.
 

Daftar Juara MLSC Surabaya Seri 2 2025-2026


Kategori KU 10
 
* Juara: SDN Manukan Kulon
* Runner-up: SDN DR. Sutomo V/327
* Semifinalis: SDN Ketabang I, SDN Ngagel Rejo I/396
* Top Scorer: Atsilah Dhia Syarafana (31 gol)
* Best Player: Keyvara Malayeka
* Best Goalkeeper: Almahyra Sheza Arifin
* Fair Play Team: SDN Sawahan 4
 
Kategori KU 12
 
* Juara: SDN Pacarkeling V/186 B
* Runner-up: SDN Manukan Kulon
* Semifinalis: SDN Manukan Kulon II/499 B, SDN Tanah Kalikedinding I/251
* Top Scorer: Anindita Lesmana (29 gol)
* Best Player: Locita Waranggaini Olah Nismara
* Best Goalkeeper: Ainur Fitriani
* Fair Play Team: SDN Pakis 1/368
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan