Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak awal. Thailand langsung menekan dan membuka keunggulan pada menit ke-9 lewat sepakan Itticha Praphaphan yang tak mampu diantisipasi kiper Australia. Namun, keunggulan itu hanya bertahan sesaat.
Australia merespons cepat. Serangan balik tajam berujung pada gol Jacob Harb di menit ke-11, membuat skor kembali imbang 1-1 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, intensitas laga semakin meningkat. Thailand kembali mengambil kendali permainan dan sukses memecah kebuntuan pada menit ke-31 melalui gol Muhammad Osamanmusa. Hanya berselang dua menit, Mitada Piromyu memperlebar keunggulan menjadi 3-1, membuat tekanan beralih ke kubu Australia.
Baca juga: Brace Andarias Kareth Bawa Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala AFF 2026
Namun, drama belum berhenti. Australia mendapatkan penalti setelah wasit meninjau VAR akibat pelanggaran handball di momen krusial. Jacob Harb yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2.
Saat pertandingan memasuki fase krusial, Thailand kembali menjauh. Tendangan keras Sarawut Phalaphruk lima menit jelang laga usai membuat skor berubah menjadi 4-2 dan seolah mengunci kemenangan.
Australia tidak menyerah. Mereka langsung menerapkan skema power play, memainkan kiper sebagai pemain tambahan untuk menekan pertahanan Thailand. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-37 lewat gol Ethan De Melo yang membuat skor menjadi 4-3.
Sisa waktu pertandingan berjalan menegangkan. Tekanan demi tekanan dilancarkan Australia, namun Thailand mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan dramatis ini memastikan Thailand melangkah ke final dan akan menghadapi Indonesia dalam laga puncak yang sarat gengsi. Sebelumnya, timnas futsal Indonesia memastikan tiket final usai menundukkan Vietnam dengan skor 3-2.
Final antara Indonesia dan Thailand dipastikan menjadi pertarungan panas dua kekuatan terbesar futsal Asia Tenggara. Laga ini bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga pembuktian siapa yang layak menjadi raja futsal Asia Tenggara. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News