Test Event Asian Games 2018

Sumbang Emas, Pesilat Nirmalasari Oktaviani Justru Khawatir

Monica Felicitas Gracia V 15 Februari 2018 17:06 WIB
olahragapencak silat
Sumbang Emas, Pesilat Nirmalasari Oktaviani Justru Khawatir
Nirmalasari Oktaviani (kiri) saat tanding dengan pesilat Filipina Princesslyn Enopia (kanan)-Antara/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta: Meraih medali emas di test event Asian Games 2018, pesilat putri Indonesia Nirmalasari Oktaviani justru dilanda kekhawatiran. Hal itu diungkapkan usai bertanding di final kategori tanding kelas B 50-55 kilogram di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Pesilat kelahiran 12 Oktober 1987 ini awalnya senang kembali tampil di kelas B, spesialisasinya. Di SEA Games lalu, Nirmala turun di kelas A. Kekhawatiran muncul karena PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengharuskan Nirmala bersaing dengan peraih emas SEA Games 2017 kelas B, Wewey Wita. Persaingan akan menempatkan siapa yang menjadi atlet inti di kelas B tanding.

"Di kelas B, secara teknik kemarin saya juga sempat melakukan seleksi dengan Wewey. Sebenarnya saya menang, namun saat hampir akhir pertandingan saya terkena pelanggaran dan harus kalah 3-2," kata Nirmala kepada Medcom.id usai final, Kamis 15 Februari 2018.

Baca juga: Pesilat Putra Indonesia Raih Emas di Kategori Beregu dan Double

"Pelanggaran saya, saya tarik lalu saya pukul. Otomatis berkurang tiga poin," lanjutnya.


Karena kejadian tersebut, Nirmala yang belum pernah kalah di kelas B sejak 2016, mengaku pasrah dan belum mengetahui apakah dirinya masih diberikan kesempatan pelatih, untuk bergabung dalam skuat inti Asian Games 2018.

"Saat ini saya hanya berjuang dulu, fifthy-fifthy. Kalau ada kesempatan seleksi lagi saya siap. Kalau tidak ada mau bagaimana lagi. Saya ikut aturan pengurus saja," jelas Nirmala.

Baca juga: Indonesia Juara Umum Test Event Cabor Pencak Silat

Kembali berjaya di kelas B, Nirmala memang tampil menjadi dirinya sendiri. Tidak kehilangan asa dalam persiapan Asian Games, Nirmala hanya keberatan dengan program latihan bersama teman-temannya yang lain sesama atlet Pelatnas.

"Beberapa pelatih sudah bisa mengerti, untuk karakter metode latihan saya berbeda. Saya tipe yang jenuh, kalau latihan militan agak jenuh apalagi dibebani fisik," kata Nirmala.

Nirmala mengatakan, dirinya mengandalkan kelebihan pada feeling dalam bertanding.

"Banyak pelatih ingin fisik di atas rata-rata, malah feeling saya nggak keluar. Untuk kemenangan hari ini? Saya menggunakan feeling, seperti tadi saya bisa membaca situasi kapan saya gunting dan kapan saya banting," jelas Nirmala.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Pencak Silat Raih Empat Emas di Test Event Asian Games 
 



(RIZ)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360