Novak Djokovic. (Adrian DENNIS / AFP)
Novak Djokovic. (Adrian DENNIS / AFP)

Novak Djokovic Pesimistis Piala ATP Bakal Terselenggara

Olahraga tenis
Kautsar Halim • 17 November 2020 15:50
Jakarta: Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengaku tidak yakin dengan kepastian jadwal Piala ATP di Australia pada Januari 2021 mendatang. Itu dikatakannya karena pandemi covid-19 belum reda.
 
"Kami tidak tahu apakah Piala ATP akan berlangsung. Kami mendengar rumor mungkin hanya ada delapan tim," kata Djokovic setelah menaklukkan Diego Schwartzman pada laga pembuka ATP Finals, Senin 16 November waktu setempat.
 
Pada edisi pertama turnamen ATP yang diikuti 24 negara tahun ini, Djokovic sukses memimpin Serbia meraih gelar juara. Menariknya, prestasi itu dipersembahkannya setelah menyabet trofi Grand Slam Australian Open yang kedelapan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua asosiasi tenis Australia Craig Tiley sempat mengatakan bahwa semua ajang pemanasan menjelang Australian Open, termasuk Piala ATP akan diadakan di negara bagian Victoria pada tahun depan untuk mengantisipasi pandemi covid-19. Namun, perdana menteri negara bagian Daniel Andrews belum bisa memastikan itu.
 
Kemudian, terdapat syarat yang menyebutkan para pemain wajib menjalani masa karantina selama dua pekan sebelum diizinkan bermain di berbagai ajang pemanasan Australian Open. Persyaratan tersebut menjadi kontroversi karena artinya para pemain harus jauh lebih awal ketimbang biasanya.
 
"Jelas Anda ingin segalanya menjadi ideal, tetapi apa yang ideal dalam keadaan ini? Kami benar-benar tidak tahu. Jadi saya pikir itu di luar jangkauan kami. Tenis di Australia juga harus mengikuti apa yang diatur dan diusulkan oleh pemerintah," ujar Djokovic.
 
Piala ATP tahun tahun depan dijadwalkan terselenggara di Brisbane, Perth, dan Sydney. Tapi tampaknya itu bakal sulit dilakukan jika para peserta harus ke Victoria terlebih dulu dan menjalani karantina mandiri selama dua pekan. Menanggapi itu, Djokovic masih berharap bisa tampil di Australian Open.
 
"Saya ingin bermain di Australia, khususnya Australian Open. Saya tidak yakin terhadap Piala ATP dan turnamen sebelumnya karena jelas Anda harus pergi lebih awal sekitar dua atau tiga pekan sebelum pertandingan pertama," pungkas Djokovic. (ANT)

 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif