Atlet atletik andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (Dok. NOC Indonesia)
Atlet atletik andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (Dok. NOC Indonesia)

Mantap, Indonesia kembali Tambah Kuota Atlet di Olimpiade Tokyo

Rendy Renuki H • 18 Juni 2021 13:48
Jakarta: Indonesia dipastikan kembali menambah kuota atlet di Olimpiade 2020 Tokyo. Indonesia mendapatkan tiga kuota tambahan dari cabang olahraga renang dan atletik.
 
Dengan tambahan kuota tersebut, Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo kini berjumlah 26 atlet. Mereka akan berkompetisi di delapan cabor, yaitu bulu tangkis (11 atlet), angkat besi (5), panahan (2), atletik (2), rowing/dayung (2), menembak (1), surfing (1), serta renang (2).
 
Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Ferry J Kono mengatakan tiket didapat berdasarkan kuota negara, di mana renang menerima dua tiket untuk perenang putra dan putri dari jalur Universality Places. Sementara atletik dari jalur Unqualified Athlete.

"Untuk atletik, kami sudah menerima nama dari PB PASI yaitu sprinter putri Alvin Tehupeiory. Sementara renang, kami masih menunggu pengajuan nama dari PB PRSI. Informasi terakhir yang kami terima, mereka ingin melakukan seleknas dulu sebelum mengajukan nama atlet," kata Ferry, lewat keterangan resmi NOC Indonesia, Jumat 18 Juni 2021.
 
Jumlah ini masih bisa bertambah karena panahan dan voli pantai masih berjuang meraih tiket Olimpiade Tokyo pada kualifikasi terakhir. Panahan menargetkan mendapat tambahan tiket untuk nomor recurve beregu di Piala Dunia 2021 Paris, 19-21 Juni. Sementara tim voli pantai akan turun di Piala Kontinental AVC 2021 di Nakhon Pathom, Thailand, 25-27 Juli.
 
"Kualifikasi masih berlangsung hingga akhir Juni. Harapan kami, Indonesia bisa menambah tambahan tiket Olimpiade. Kami percaya atlet-atlet Indonesia akan berjuang maksimal di kualifikasi terakhir," ujar Ferry.
 
"Selain itu, kami juga masih menunggu jawaban dari Federasi Internasional untuk kepastian tiket, contohnya senam."
 
Pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2021, dilanjutkan pelepasan oleh Presiden RI Joko Widodo.
 
Khusus cabang olahraga bulu tangkis dijadwalkan berangkat lebih dulu untuk melakukan training camp di Kumamoto pada 8 Juli. Sementara rombongan besar bersama Chef de Mission (CdM) Rosan P Roeslani berangkat pada 21 Juli.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ACF)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan