Saat Presiden Jokowi Bertanding Basket dengan Atlet Muda

Alfa Mandalika 12 Mei 2018 17:31 WIB
olahraga
Saat Presiden Jokowi Bertanding Basket dengan Atlet Muda
Presiden Joko Widodo bermain basket dengan pemain DBL di Halaman Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu 12 Mei. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)
Bogor: Presiden Joko Widodo bermain basket dengan para atlet pelajar yang menjadi peserta "Dream Basketball League (DBL)" di halaman belakang Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu 12 Mei 2018. Presiden yang memakai jaket merah bertema Asian Games bergabung dengan para atlet pelajar di arena basket di halaman Istana pada pukul 07:40 WIB.

Presiden yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyalami para atlet DBL yang dididirikan oleh Azrul Ananda ini.

Selanjutnya Presiden bergabung dalam tim merah terdiri dari Menpora dan atlet DBL untuk melawan Tim Putih yang terdiri Seskab, Founder DBL Azrul Ananda serta atlet lainnya. Pertandingan yang berjalan lima menit ini dipimpin oleh wasit nasional yang pernah memimpin pertandingan NBA, Harja Jaladri.


Dalam pertandingan ini tidak berjalan seimbang, Tim Merah yang dipimpin Presiden harus bertekuk lutut terhadap Tim Merah. Pramono Anung yang memimpin Tim Putih langsung menekan dan terus mengumpulkan poin hingga memimpin 18 melawan 2 hingga akhir pertandingan. Bahkan Pramono berhasil melakukan lemparan tiga angka di awal pertandingan, berbeda dengan Presiden dan Menpora yang selalu gagal memasukan bola ke dalam jaring.

Baca: Bottas Tercecer, Hamilton Ditempel Tim Red Bull


"Saya terakhir pegang bola basket 37 tahun lalu, waktu mahasiswa, setelah itu langsung suruh main. Ya nggak benar ini yang nyuruh, apalagi main sama atlet DBL," kata Presiden usai pertandingan dikutip Antara, Sabtu 12 Mei 2018.

Kepala Negara mengatakan, bahwa kegiatan ini juga sebagai promosi Asian Games ke-18 yang dibuka pada 18 Agustus 2018 di Jakarta-Palembang.

"Sebelum Agustus ini urusannya olahraga terus, biar hangat sehingga masyarakat tahu kita punya perhelatan besar Asian Games," kata Presiden.

Jokowi juga mendorong kompetisi bola basket pelajar ini terus didorong agar bisa menciptakan atlet-atlet yang handal. "Kompetisi harus dimulai dari usia muda sejak dini. Jenjangnya seperti
itu, dari pelajar, naik lagi mahasiswa, terus dewasa. Kompetisi itu harus dimulai dari bawah, semakin banyak kompetisi akan semakin baik," kata Jokowi.

Presiden berharap kompetisi DBL yang sudah berjalan di kota-kota dan provinsi di Indonesia bisa menghasilkan atlet yang bisa mewakili tim nasional. (Antara)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Persija Optimis Bisa Lolos ke Final Piala AFC Zona ASEAN



(ASM)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id