Tour de Singkarak 2018

Pembalap Sepeda Jerman Ketagihan Ikut Tour de Singkarak

Kautsar Halim 07 November 2018 11:34 WIB
tour de singkarak
Pembalap Sepeda Jerman Ketagihan Ikut Tour de Singkarak
Robert Mueller. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)
Solok: Tour de Singkarak 2018 merupakan keikutsertaan kedua pembalap asal Jerman, Robert Mueller. Dia tidak kapok kembali berkompetensi meski harus melewati lintasan yang berat dan menghadapi lawan tangguh dari berbagai negara.

Bagi Mueller yang tergabung dengan tim Nex CCN Cycling Team, berbagai rintangan tersebut seperti tantangan yang menyenangkan. Tak heran, jika dia memilih untuk kembali bersaing di event balap sepeda internasional kebanggaan Sumatera Barat tesebut. 

"Saya kembali lagi karena balapan di sini sangat bagus. Baik itu sambutan masyarakat serta pemandangannya. Pokoknya berbeda sekali dengan Eropa. Lagipula saya juga belum berhasil pada tahun lalu. Jadi, di sinilah saya kembali," kata Mueller yang tahun lalu hanya meraih green jersey.


Prestasi memang tujuan utama Mueller. Tapi, dia juga menyatakan tertarik untuk ikut karena Tour de Singkarak mempunyai karakter tersendiri yang beda dengan kejuaraan lainnya. Baik itu lintasan, masyarakatnya serta berbagai tradisi budaya lokal.

Baca: Pembalap Tour de Singkarak Nikmati Makan Bajamba di Istana Pagaruyung


"Penonton di sini sangat banyak dan mau mendukung kami. Bahkan, anak-anak sekolah juga banyak yang menyaksikan. Panitia pelaksana sempurna dan hotelnya juga bagus," kata Mueller.


Robert Mueller bersama masyarakat. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

"Budayanya juga, terutama rumah tradisional dengan atap unik itu. Masyarakatnya bersahabat dan makanannya enak. Tapi, saya tidak suka  yang terlalu pedas," tambahnya menutup.

Mueller sedang berada di urutan dua klasemen sementara Tour de Singkarak 2018. Dia finis di urutan ke-11 pada etape 1, finis di posisi 2 saat etape 2 dan selesai di urutan ke-67 saat etape 3. 

Selanjutnya, Mueller dan seluruh pembalap lainnya akan ditantang dengan etape keempat pada Rabu 7 November. Rute ini dianggap paling sulit karena melewati jalur kelok 44 yang penuh tikungan dan tanjakan.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Masyarakat Antusias Sambut Piala AFF 2018 



(ASM)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id