Catatan tersebut terasa spesial bagi Agus karena Merdeka Run menjadi pengalaman pertamanya tampil dalam ajang tersebut. Ia juga kembali merasakan atmosfer persaingan bersama sejumlah pelari yang lebih muda.
“Sebenarnya ini event pertama saya. Saya senang banget, dalam artian ternyata di usia master ini masih bisa berkompetisi dengan atlet muda seperti Rizky Martin Simbolon, Roby Syanturi, dan Pandu,” kata Agus seusai lomba dalam keterangan resmi Kemenpora.
Agus mengaku kondisi lintasan turut membuatnya menikmati perlombaan. Rute yang relatif datar membantunya menjaga kecepatan, sementara jalur yang steril dari kendaraan dan dukungan penonton membuat suasana lomba semakin hidup.
“Track-nya lebih cenderung flat, kemudian rutenya steril. Cheering di sepanjang jalan itu luar biasa. Sehingga dari situ adrenalin meningkat,” ujarnya.
Agus Prayogo Cetak Season Best 15 Menit 41 Detik
Agus mengatakan catatan waktu tersebut tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan sebelum perlombaan. Sebagai atlet, ia tetap menjalani latihan secara rutin untuk menjaga kondisi dan performanya.
“Kalau persiapan memang kita sebagai atlet rutin berlatih. Kalau target, hari ini justru season best saya di 5K. Tadi sempat lari 15 menit 41 detik dan itu luar biasa buat saya,” tuturnya.
Catatan 15 menit 41 detik menjadi pencapaian tersendiri bagi Agus. Terlebih, ia mampu membukukannya saat masih aktif berkompetisi di kategori master dan harus bersaing dengan pelari yang lebih muda.
Pengalaman tersebut sekaligus menunjukkan bahwa konsistensi latihan dan pengalaman panjang di lintasan masih menjadi modal penting bagi seorang atlet untuk mempertahankan performa.
Profil Agus Prayogo, Pelari dengan Segudang Prestasi
Agus Prayogo lahir pada 23 Agustus 1985. Dengan demikian, ia berusia 41 tahun saat tampil di Merdeka Run 2026. Agus dikenal sebagai salah satu pelari jarak jauh terbaik Indonesia dan telah memiliki pengalaman panjang di berbagai ajang nasional maupun internasional.
Agus memiliki koleksi tujuh medali emas SEA Games. Ia meraih emas 10.000 meter pada SEA Games 2009, emas 5.000 dan 10.000 meter pada 2011, emas 10.000 meter pada 2015 dan 2017, serta emas maraton pada 2019 dan 2023.
Pada SEA Games 2023 di Phnom Penh, Agus kembali menjadi juara maraton putra dengan catatan waktu 2 jam 32 menit 59 detik. Sebelumnya, ia juga memenangi nomor maraton putra pada SEA Games 2019 di Filipina.
Untuk nomor lintasan, World Athletics mencatat personal best Agus di 5.000 meter adalah 14 menit 02,12 detik, yang ditorehkan pada 23 Juli 2011. Sementara itu, catatan terbaiknya di 10.000 meter adalah 29 menit 25,77 detik pada 26 November 2010. Kedua catatan tersebut tercatat sebagai rekor nasional (NR) di profil World Athletics.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda