Arena olahraga dayung untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua. (Antara/HO- Kementerian PUPR)
Arena olahraga dayung untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua. (Antara/HO- Kementerian PUPR)

Pembinaan Atlet Kian Maju dengan Infrastruktur PON Papua

Olahraga tuan rumah pon 2020 kemenpora PON 2020
Alfa Mandalika • 09 Oktober 2021 12:10
Jayapura: Pembinaan atlet berbagai cabang olahraga di Papua diyakini menjadi lebih maju. Sebab, pembangunan infrastruktur pendukung yang sangat masif dilakukan oleh pemerintah berkaitan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
 
"(Pembinaan atlet) Bisa berkembang dengan baik, karena ibaratnya semua infrastruktur olahraga ada," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto, dalam laman InfoPublik, Sabtu.
 
Menurut Gatot, berkaca dari pengalaman negara lain, pembangunan infrastruktur olahraga oleh pemerintah memang mendorong berkembangnya prestasi atlet yang dimiliki oleh suatu wilayah sehingga, kemampuan yang dimiliki oleh atlet dapat berkembang secara signifikan melalui latihan yang digelar secara rutin di fasilitas-fasilitas olahraga yang telah dibangun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti yang terjadi di Barcelona, Spanyol setelah habis gelaran Olimpiade, banyak atlet yang lahir dari sana," kata Gatot dalam dengan tema "Dari Solo ke Papua, Semangat Olahraga Menyatukan Bangsa" .
 
Keberadaan infrastruktur sangat penting dalam meningkatkan prestasi atlet. Oleh karena itu, Gatot sangat mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri dalam menerbitkan aturan yang berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur olahraga saat PON Papua.
 
Dalam aturan itu disebutkan pemeliharaan harus dilakukan oleh instansi pemerintah atau Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dengan begitu, kondisi infrastruktur yang dibangun dapat selalu prima sehingga bisa dipergunakan sebagai sarana latihan bibit-bibit muda atlet dari berbagai cabang olahraga di Papua.
 
"Kami bersyukur adanya kebijakan pemeliharaan infrastruktur PON Papua dilakukan UPT," kata Gatot.
 
Pemerintah juga telah memasukkan Papua sebagai salah satu provinsi potensial yang dinilai mampu mencetak atlet-atlet unggulan. Hal tersebut, tertuang dalam aturan yang baru disahkan Presiden Joko Widodo yakni Perpres Desain Besar Olahraga Nasional.
 
Aturan ini secara gamblang menyebutkan, Papua masuk sembilan wilayah yang akan dijadikan sentra pencetak atlet berkualitas dari berbagai cabang olahraga.
 
"Di antara sembilan wilayah lain, Papua menjadi sentra-sentra penghasil atlet unggulan tingkat nasional," kata Gatot.
 
Untuk PON Papua, pemerintah telah membangun berbagai infrastruktur dan sarana cabang olahraga tersertifikasi Internasional, seperti Istora Papua Bangkit seluas 7.740 meter persegi yang memiliki kapasitas 3.148 kursi tribun yang di dalamnya ada arena akuatik dan arena panahan.
 
Lalu arena dayung di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, yang berluas 19.771 meter persegi dengan luas lintasan 1.7 hektare, arena kriket di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, untuk arena hoki dalam ruangan yang memiliki luas 7.425 meter persegi.
 
Venue lainnya adalah arena sepatu roda di Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura. (Ant)
 
(ASM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif