Novak Djokovic (tengah)-AFP/AL BELLO
Novak Djokovic (tengah)-AFP/AL BELLO

Kasus Djokovic Peringatan Bagi Petenis untuk Kendalikan Emosi

Olahraga olah raga novak djokovic us open
Antara • 07 September 2020 22:12
Jakarta: Para petenis yang melemparkan raket lalu memukul bola dengan amarah dan frustrasi dalam pertandingan adalah pemandangan biasa dalam satu turnamen. Tapi itu bisa menjadi masa lalu setelah Novak Djokovic gugur dari US Open alias didiskualifikasi, Minggu 6 September.
 
Petenis putra nomor satu dunia itu disingkirkan dari Grand Slam tersebut setelah secara tidak sengaja memukul bola yang mengenai tenggorokan seorang hakim garis dalam pertandingan babak keempatnya di Lapangan Arthur Ashe Stadium.
 
Juara dua kali Grand Slam Naomi Osaka juga melemparkan raketnya karena frustrasi setelah kalah pada tiebreak set kedua melawan Marta Kostyuk dalam pertandingan putaran ketiganya pada Jumat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ditanya dalam wawancara di lapangan, Minggu waktu setempat, apakah nasib Djokovic akan menjadi pengingat, petenis Jepang mantan peringkat satu dunia itu mengatakan, "Saya kira iya. Bagi saya, itu jelas seperti peringatan untuk tidak melakukan itu."
 
"Saya tidak menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung karena saya tidur, tapi mengetahui hal itu, tentu saja, saya pikir agak menjelaskan - apa namanya - Anda lebih sadar, tentu saja," kata mantan juara US Open itu kepada wartawan seperti dikutip Reuters.
 
"Bagi saya, saya berusaha untuk tidak membanting raket saya. Tentu saja, saya mungkin melakukannya beberapa kali. Tapi saya jelas berpikir itu membuat orang sedikit lebih sadar."
 
Petenis Kanada Denis Shapovalov mengalami nasib serupa seperti Djokovic pada pertandingan Davis Cup 2017 ketika ia, setelah melakukan kesalahan sendiri, memukul bola karena frustrasi dengan raketnya dan mengenai wajah wasit Arnaud Gabas.
 
Shapovalov menyebut insiden Djokovic tidak menguntungkan, begitu pula petenis Jerman Alexander Zverev, yang meluapkan frustrasinya beberapa kali di masa lalu dengan membanting raket.
 
"Saya kira saya tidak pernah gagal dalam karir saya atau dalam hidup saya," kata Zverev setelah kemenangannya pada Minggu. 
 
"Tidak, saya belum pernah berada dalam situasi seperti itu."
 
Video: Tak Sengaja Pukul Bola ke Hakim Garis, Djokovic Didiskualifikasi dari Grand Slam

 
(RIZ)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif