Atlet dan Ofisial Paralayang Masih Hilang Akibat Gempa Palu

Gregah Nurikhsani Estuning 30 September 2018 08:43 WIB
Atlet dan Ofisial Paralayang Masih Hilang Akibat Gempa Palu
(Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Palu: Hingga hari ini, Minggu 30 September 2018, sedikitnya 10 atlet dan ofisial tim paralayang masih dinyatakan hilang. Mereka belum dapat ditemukan pasca gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Atlet dan ofisial tersebut diketahui tengah mengikuti kejuaraan dunia paralayang. Kejuaraan itu merupakan lintas alam, mengambil tempat di Gunung Salena.

Tujuh atlet yang belum dapat dipastikan kabarnya yakni Reza Kambey, Ardi Kurniawan, Fahmi Malang, Franky Kowaas, Petra, Glenn Mononutu, dan Dong Jin.

Upaya pencarian dilakukan di Hotel Roa Roa yang rata akibat gempa berkekuatan 7,4 SR sekitar pukul 18.00 WITA. Atlet-atlet tersebut pulang lebih cepat karena pertandingan telah selesai pada siang harinya.

Kesulitan yang dihadapi tim pencari, selain karena terbatasnya alat berat, rombongan atlet dan ofisial tak cuma menginap di Hotel Roa Roa saja. Sebagian lainnya ada di hotel lain di Palu.

Adapun gempa tersebut juga mengakibatkan tsunami di sejumlah titik. Pantai Palu menjadi daerah paling parah karena ketinggian gelombang tsunami mampu mencapai 1,5 meter.

Video: Suporter Bola di Indramayu Gelar Deklarasi Damai
 

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id