Stadion Papua Bangkit (SPABA) yang merupakan venue utama pembukaan dan penutupan PON XX Papua. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Stadion Papua Bangkit (SPABA) yang merupakan venue utama pembukaan dan penutupan PON XX Papua. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Api PON 2020 Diambil dari Gunung Berapi

Olahraga olahraga pon 2020
Roylinus Ratumakin • 15 Januari 2020 20:29
Jayapura: Wakil Ketua Harian Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan kirab dan pengambilan api PON XX Papua, 2020.
 
“Api PON XX diambil dari gunung api di Kabupaten Bintuni, Provinsi Papua Barat,” kata Yusuf di Jayapura, Rabu (15/1/2020).
 
Dijelaskannya, kirab dan pengambilan api PON XX Papua tahun 2020 membutuhkan transportasi, akomodasi, logistik, serta berbagai pelayanan lainnya. Dengan begitu, proses kirab dan pengambilan api PON dapat berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal waktu yang sudah disepakati.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Api PON XX setelah dari Papua Barat ke Papua (Kabupaten Jayapura) langsung akan diinapkan selama tiga hari di Genyem dan Ifar Besar,” ujar Bidang Kirab dan Upacara PON XX, Hanok Puraro.
 
Kata Hanok, api PON tersebut akan diarak dari Genyem, Borowai, Kwadewar, Ifar Besar, Asei Pulau dan Khalkota hingga finis di stadion utama (Papua Bangkit).
 
Terpisah, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menegaskan penyelenggara PON harus melibatkan masyarakat setempat. Apalagi, multi event terbesar Tanah Air itu bertepatan dengan pergelaran Festival Danau Sentani (FDS) XII.
 
“PON sudah pasti dilaksanakan di sini (Kabupaten Jayapura) dan bersamaan dengan FDS. Oleh sebab itu, masyarakat lokal harus dilibatkan, dari petugas parkir, keamanan, kebersihan, hingga penjualan kerajinan tangan dan aksesoris lainnya,” kata Awoitauw.
 
Awoitauw menyebut bakal ada panggung hiburan rakyat selama penyelenggaran PON XX dan FDS XII. Pembangunannya sudah harus disiapkan sejak sekarang, termasuk potensi efek perekonomian kepada masyarakat.
 
“Ada dua panggung hiburan yang harus dibangun, termasuk di wilayah Sentani Kota. Dinas Komunikasi dan Informatika akan berkoordinasi dengan Polres Jayapura untuk penempatan CCTV (kamera pemantau) di setiap titik (lokasi penyelenggaraaan) PON maupun FDS,” ujarnya.
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif